Spread the love

 Jakarta Minggu lalu Mei 2022 kondisi pasar Crypto masih menunjukkan keraguan. Yang terakhir, sebagian besar cryptocurrency bisa menjadi sedikit lebih kuat, tetapi mereka memperbaikinya lagi keesokan harinya.poker idn

Pedagang Tokocrypto Afid Sugiono menjelaskan bahwa sebagian besar investor masih belum terlalu optimis tentang pasar cryptocurrency mengingat ancaman ketidakpastian makroekonomi.

Afid mengingatkan kita sekali lagi bahwa ada tiga kondisi makroekonomi yang mendorong pasar cryptocurrency ke dalam resesi namun belum menunjukkan tren naik. Tiga faktor tersebut adalah inflasi yang tinggi di beberapa negara, kemungkinan resesi, dan pengetatan kebijakan moneter The Fed.

Afid mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis: “Investor akan menanggapi ini dan pindah ke aset yang lebih aman. Namun, ada sedikit kecenderungan investor untuk mengadopsi posisi beli kumulatif yang dapat mendukung kecepatan cryptocurrency jangka pendek.” Dikutip pada Jumat (27/27). / Mei 2022).

Melihat situasi saat ini, Afid menjelaskan bahwa ada banyak cryptocurrency yang kemungkinan akan melemah di minggu terakhir Mei 2022. Berikut adalah daftar cryptocurrency:

1. Keuangan Beta (Beta)

Beta Finance (BETA) adalah pinjaman aset kripto dan platform DeFi. Beta Finance memiliki alat perdagangan yang memfasilitasi pengalaman pengguna DeFi.

Beta Finance sudah dikenal luas di dunia aset kripto karena posisinya sebagai mata uang kripto yang sangat menjanjikan. Afid mengatakan BETA akan terus menghadapi penurunan harga.

“Analisis teknis menunjukkan bahwa BETA telah mencapai wilayah jenuh atau jenuh beli. Harga bisa turun menjadi $0,12 (1749 INR), atau sekitar 23%, dan dukungan $0,07 untuk beberapa tahun berikutnya, kata Afeed.

2. Protokol Jangkar (ANC)

Anchor Protocol (ANC) kembali bearish minggu ini. Berita bahwa pemegang token ANC telah menolak tawaran pemotongan hasil terus memberi tekanan pada harga.

“ANC kemungkinan akan bearish. Dari sisi analisa teknikal, ANC sudah tidak bullish. ANC bisa terus turun dan harga bisa turun di bawah US$0,3,’ kata Avid.

3. Elips (EPX)

Ellipsis adalah aset kripto yang berjalan pada platform BNB Smart Chain (BEP20). Pada tanggal 31 Maret, kami memigrasikan token kami dari Ellipsis (EPS) ke Ellipsis (EPX).

Setelah migrasi, token baru dilarang untuk ditransfer hingga peluncuran protokol Ellipsis 2.0 pada 23 Mei, dan Binance Convert menambahkan beberapa pasangan EPX untuk diperdagangkan. Afid melihat EPX dapat memasuki fase bearish baik karena telah melewati titik jenuhnya atau overbought setelah protokol baru diluncurkan.

4. Protokol Persisten (PERP)

Protokol Perpetual adalah protokol terdesentralisasi yang dapat digunakan untuk memperdagangkan kontrak abadi dengan dana pinjaman. PERPtoken adalah token ERC-20 asli dari protokol Perpetual yang digunakan sebagai token untuk tata kelola selain taruhan.

5. Jaringan Automata (ATA)

Automata Network adalah protokol layanan terdesentralisasi yang menyediakan lapisan privasi untuk dApps middleware di beberapa blockchain. Sementara itu, ATA adalah token alat asli dari ekosistem jaringan Automata dan merupakan bagian dari Binance Launchpool.

Afid mencoba konsolidasi untuk bangkit setelah melihat penurunan signifikan pada ATA selama seminggu terakhir melalui analisis teknikal, namun gagal. ATA tampaknya akan memasuki wilayah bearish minggu ini.

Sebelumnya, pangsa cryptocurrency dan blockchain dalam pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) meningkat. Agenda tahunan Forum Ekonomi Dunia, yang diadakan di Davos, Swiss dari 22 hingga 26 Mei 2022, menampilkan para pemimpin ekonomi global untuk membahas aset kripto dan penggunaan blockchain.

Aset kripto, blockchain, digitalisasi layanan keuangan dan dampaknya terhadap berbagai sektor global menjadi topik utama pada pertemuan tahunan WEF 2022.

Sejumlah agenda digelar, antara lain diskusi tentang peran pasar keuangan terdesentralisasi (DeFi), peran mata uang digital bank sentral (CBDC), dan penerapan blockchain untuk memerangi kemiskinan global.

Teguh Kurniawan Harmanda, presiden Asosiasi Pedagang Aset Indonesia (Aspakrindo), mengatakan dalam diskusi kunci agenda WEF 2022 bahwa masuknya aset crypto dan blockchain baik untuk pembangunan global, termasuk Indonesia.

“Saya melihat ini sebagai pencapaian sekaligus peluang. Para pemimpin ekonomi global tidak lagi meremehkan cryptocurrency dan aset blockchain. Ini adalah peluang untuk menciptakan nilai tambah yang besar,” kata pria yang akrab disapa Manda itu dalam keterangan tertulis Mei lalu. pada hari Jumat. 27 Februari 2022.

Manda melanjutkan, “Topik diskusi ini dapat menjadi referensi untuk pengembangan cryptocurrency dan blockchain ke depan, termasuk Indonesia.”

Manda mengatakan aset kripto dapat menjadi alat lindung nilai yang baik terhadap risiko pasar lainnya. Jadi, teknologi crypto dan blockchain masih bekerja dengan cara yang berbeda dan dapat melangkah lebih jauh.

“Pemerintah melihat pertumbuhan perdagangan aset kripto di Indonesia dan dunia sangat dinamis, sehingga menginspirasi optimisme akan perkembangan aset kripto yang lebih baik di masa depan,” katanya.

Namun, agar enkripsi dan blockchain menjadi arus utama, ada banyak tantangan yang harus diatasi. Stigma negatif yang masih membayangi pertumbuhan industri cryptocurrency terus disalahpahami oleh manajemen risiko.

Para pelaku industri kripto akan terus bersinergi untuk meningkatkan edukasi dan literasi aset kripto dan ekosistem blockchain bagi masyarakat Indonesia.

“Kami berharap fokus utama kita bersama-sama mengarah pada hasil yang baik dan kepercayaan masyarakat. Selain itu, semua pemangku kepentingan bekerja sama untuk memaksimalkan potensi cryptocurrency lokal dengan mempercepat penyelesaian ekosistem kelembagaan aset crypto di Indonesia.” kata Manda. .

Leave a Reply

Your email address will not be published.