Spread the love

 Jakarta – Wakil Presiden Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas memanggil mantan Presiden yang lebih dikenal PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maariv atau Buya Syafii sebagai sosok patriotik yang tidak haus kekayaan. dan kekuasaan.gacortogel

Ia mengatakan, “Pouya Sevi adalah sosok yang langka karena dikenal sebagai sosok yang tidak haus akan kekayaan dan kekuasaan. Hidupnya begitu sederhana sehingga banyak orang terkejut saat bertemu dengannya. Kepadanya,” kata Antara. .

Selain itu, Buya Syafii dikenang sebagai sosok yang pantang menyerah dan memiliki nilai-nilai agama yang sangat kental mewarnai sikap dan wataknya.

Apalagi, ia menceritakan pengalaman tak terlupakan saat bertemu Pouya Syafi, saat mantan PP Muhammadiyah itu berpidato di depan kader-kader muda Muhammadiyah tahun-tahun sebelum reformasi.

Ia melanjutkan: Saat itu, Pouya Siyafi menyampaikan kepada kader-kader muda Muhammadiyah bahwa Muhammadiyah adalah ilmu sekaligus tuntutan gerakan Islam, pembaharuan (pembaharuan), dan larangan munkar Ammar Makruf (minta ma’ruf dan nahi munkar). pergerakan.

Pouya Syafi berkata: “Oleh karena itu, karena ilmu mengandung kebenaran, maka Muhammadiyah harus mencari dan mencari kebenaran, kemudian merebut kebenaran itu dan memperjuangkannya, serta menggunakan kebenaran itu dalam menjalankan aktivitas dan aktivitas individu atau organisasi,” ujarnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga diampuni segala dosa Pouya Syafi dan Tuhan Yang Maha Esa menerima segala ibadahnya.

Buya Syafii meninggal dunia pada Jumat pukul 10:15 WIB di DI Yogyakarta, Suleyman, RS PKU Muhammadiyah Gamping. Menurut Haider Nasir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, jenazah Pouya Syafi akan disemayamkan di Taman Makam Muhammadiyah Dusun Donomulyo, Kabupaten Kulon Progo Kapanewon Nanggulan pada Jumat sore.

Leave a Reply

Your email address will not be published.