Spread the love

Victor Axelsen dipersonifikasikan sebagai binatang buas yang sulit dikalahkan oleh lawan-lawannya di lapangan bulu tangkis dunia.

Performa Axelsen sepertinya tidak bisa disembuhkan karena ia bisa memenangkan berbagai turnamen yang ia mainkan di era sekarang ini.

Konsistensi permainan tingkat tinggi yang mampu Axelsen pertahankan membuatnya kesulitan untuk membalas.kasino online

Pebulu tangkis kelas dunia seperti Momota, Zhou Tianchen, dan Anthony Genting masih kesulitan mengalahkan pebulu tangkis Denmark.

Baru-baru ini, Axelsen berhasil merebut dua gelar sekaligus selama tur dunia Indonesia.

Sebagai juara Olimpiade Tokyo 2020, ia membuat penampilan luar biasa, memenangkan gelar Indonesian Masters dan Indonesia Open.

Kesuksesan Axelsen, meraih dua gelar bergengsi, semakin mempersulit posisi puncak klasemen BWF.

Bahkan, Axelsen diperkirakan akan meraih 120.000 poin setelah menang dua kali di Indonesia.

Seperti dilansir Badminton Talk, Axelsen diperkirakan akan mencetak 121.606 poin usai menjuarai Indonesia Open 2022.

Ini merupakan skor yang sangat tinggi dibandingkan dengan skor yang diraih pebulu tangkis terbaik dunia di empat kategori lainnya.

Ini menunjukkan Axelsen benar-benar yang terbaik, jadi tidak heran dia sulit dikalahkan.

Pada saat Momota masih berjuang untuk mendapatkan kembali bentuk dan performa terbaiknya setelah kecelakaan fatal di Malaysia yang hampir merenggut nyawanya.

Sepertinya Axelsen mampu memanfaatkan kondisi tersebut untuk mendominasi divisi tunggal dunia.

Tahun lalu, Axelsen sukses mencicipi 11 terakhir dari 13 kompetisi yang diikutinya.

Axelsen berhasil memenangkan 8 dari 11 final tahun lalu, termasuk Denmark Terbuka, Indonesia Terbuka, dan Olimpiade Tokyo.

Tahun ini, ia melanjutkan performa impresifnya dengan meraih gelar bergengsi antara lain European Champion, All England, Indonesian Masters, dan Indonesia Open.

Jadi, tidak heran jika performa Axelsen masih belum terselesaikan, karena ia mampu mempertahankan konsistensi permainan terbaik untuk jangka waktu yang lama.

Dalam waktu dekat, ia akan melanjutkan konsistensi itu dengan Malaysia Masters Stage 2022 mendatang.

(/ Doi Sitiawan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.