Spread the love

 Surabaya – Dokter anak Surabaya Dominic juga angkat bicara soal pernyataan Arist Merdeka Sirait terkait vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Vaksin ini dianggap berbahaya bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.slot terbaik

Pria yang juga tergabung dalam Satgas Imunisasi IDAI di Surabaya itu membenarkan ucapan Arist Merdeka Sirait itu tidak tepat dan tidak bisa dijelaskan.

Dia mengatakan Senin (31) “Itu tidak benar” “Selama ini di semua negara, peran vaksinasi terhadap COVID-19 sangat penting. Vaksinasi terhadap COVID-19 adalah salah satu faktor penentu. Saya meragukan efeknya. ” / Mei 2022).

Dominicus menjelaskan, ITAGI beranggotakan pakar imunisasi dari seluruh Indonesia. Mereka sangat tua dan menghabiskan sebagian besar hidup mereka untuk merawat vaksinasi.

Menurut Dominicus, setiap vaksin yang diumumkan untuk didistribusikan telah melalui serangkaian proses yang berfokus pada keamanan dan manfaat.

Dominic mengatakan tidak ada laporan dampak negatif dari vaksinasi Covid-19 pada anak-anak, seperti dilansir Arist Merdeka Sirait. Meskipun efek samping vaksin tidak dapat dihilangkan, ada batas yang dapat diterima untuk tidak berbahaya bagi tubuh manusia.

Sebelumnya, Presiden Komnas PA Arist Merdeka Sirait dikabarkan meminta pemerintah menghentikan sementara program vaksin COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Ia khawatir karena efektivitas vaksin dapat mematikan sistem reproduksi anak serta kematian sel telur.

Arist juga mengatakan pemerintah mengabaikan fakta yang tidak memiliki formula resmi dan hanya menargetkan vaksin yang sudah diimpor.

Atas pernyataannya, Organisasi Masyarakat Cinta Tanah Air (Macita) melaporkan Arist Polda Jatim.

Direktur Makita, Muhammad Hassan, ingin Ariste bertanggung jawab atas pernyataannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.