Spread the love

Surabaya – General Manager Pasar Turi Baru, Tedi Supriadi mengatakan, pihaknya telah mengorganisir ratusan pedagang untuk membuka toko atau kios secara serentak mulai Minggu 26 Juni hingga 31 Juni.slot online

Teddy mengatakan Senin (27/6) ”Mulai sekarang nasib mereka sangat tergantung. Kami juga berusaha menjaring pembeli sebanyak-banyaknya. Namun, tanpa dukungan franchisee hingga pembukaan, itu tidak akan cukup. saat yang sama, kami akan menghemat.” / 2022).

Teddy mengatakan, “Pengelola memberikan berbagai kemudahan kemudahan kepada merchant, seperti persetujuan aplikasi bagi merchant yang ingin mentransfer meteran. Yang pertama berkisar dari prabayar (smart card) hingga pascabayar.”

Menurut Tedi, kapasitas tarifnya adalah 900VA. Sementara biaya listrik Rp 2.000 per kilowatt-hour. Namun, sesuai kontrak dengan PLN, jam kerja minimal 110 jam per bulan.

Teddy memastikan semua fasilitas sempurna. Ini termasuk pembangunan lantai, eskalator, AC, toilet dan kapel.

Selain memberikan kemudahan, Teddy juga memberikan berbagai reward yang bisa didapatkan merchant jika membuka lapak lebih awal. Yang terbaik dari semuanya, tidak ada biaya layanan hingga Desember 2022.

Di sisi lain, pedagang yang tidak membuka lapaknya hingga 31 Juli akan didenda. Setiap kios akan didenda Rp 50.000 per hari dengan biaya layanan mulai 1 Juli.

Manajer Pasar Turivaru berusaha semaksimal mungkin untuk membantu pemasaran dengan mengadakan berbagai acara untuk menarik pembeli.

Namun, Teddy mengatakan pengelola masih berusaha mendorong Pemkot Surabaya untuk memperpanjang masa sewa hingga 25 tahun. Dari awal 2010 hingga awal 2022. Mengingat pasar Turi belum bisa memanfaatkannya sebelumnya.

Ia mengatakan, “Buku kios akan terbit pada Agustus tahun depan. Pedagang yang telah membayar pokok akan mendapat ganti rugi. Itu akan disebutkan saat membayar biaya layanan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.