Spread the love

Tempat pemungutan suara, Chartapolitica, merilis hasil pemungutan suara pada Senin, 13/13/22, berjudul “Situasi Politik Konstituen Pasca-Progo dan Konferensi Aksi Nasional”.slot online

Dalam pilkada, Gubernur Jawa Tengah Gangar Pranuo selalu menang saat menjadi calon presiden (calon) bersama wakil presiden (kaupres).

Jajak pendapat mensimulasikan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada saat pemilihan presiden (Pilpres).

Alhasil, Ganjar Pranowo selalu menduduki peringkat pertama dalam survei.

Misalnya, saat Ganjar Pranowo dipasangkan dengan penguasa Jawa Barat, Ridwan Kamil.

fuet menerima 36,5% suara.

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan dan Presiden Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melampaui pencapaian tersebut dengan perolehan suara 28,8 persen.

Bahkan dukungan yang diraih Janjar Radwan Kamel jauh lebih baik dari pasangan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Ketua Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar.

Duo Prabowo-Muhaimin hanya memperoleh 24,8% suara.

Kemudian, sim kedua, Ganjar Pranowo, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendapat suara terbanyak dibandingkan pasangan lain sebagai duet dengan 36,7%.

Angka ini lebih tinggi 28,2% dibandingkan saat Anis Baswedan berduet dengan pimpinan Golkar, Erlanga Hartarto, dan menempati posisi kedua.

Sementara itu, saat Prabowo berpasangan dengan elite PDIP dan Presiden Republik Demokratik Kongo Puan Maharani, perolehan suaranya tetap di kisaran 20%, atau tepatnya 24,5%.

Apalagi pada simulasi berikutnya, Ganjar Pranowo kembali dipasangkan dengan wakil presiden lainnya, namun kembali unggul saat mencalonkan diri sebagai presiden.

Misalnya, ketika dipasangkan dengan Menteri Bisnis Negara Eric Thohir, pasangan ini memperoleh tingkat suara yang jauh lebih tinggi yaitu 35,3%.

Ganjar kembali meraih suara terbanyak saat bergabung dengan KSAD Jenderal Andika Perkasa dengan perolehan 34% suara.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah hasil survei yang dilakukan oleh Chartapolitika di Chartapolitika.com terkait simulasi pemilihan presiden yang mengutip tiga pasangan yang bersaing.

simulasi 1

1- Kanjar Pranu – Unta Radwan 36,5%

2. Adas Baswedan – AHY: 28,8%

3- Prabowo Subianto – Iskandar Dominan 23,7%

4. Tidak tahu/Tidak menjawab – 9,9%

simulasi 2

1. Ganjar Pranowo – Sandiaga Uno 36,7%

2. Anis Baswedan – Erlanga Hartarto: 28,2%

3- Frabowo Subianto – Puan Maharani: 24,5%

4. Tidak tahu/tidak tahu: 10.6%

simulasi 3

1. Ganga Branou – Eric Tohir 35,3%

2- Anis Baswedan – Puan Maharani 25,3%

3- Prabowo Subianto – Iskandar Dominan 23,7%

4. Tidak tahu/tidak tahu: 15,7%

simulasi 4

1. Gangar Pranuo-Andika Perkasa: 34%

2- Anis Baswedan – Kuppa Indar Parwansa 27,3%

3- Frabowo Subianto – Puan Maharani 24,7%

4. Tidak tahu/tidak tahu: 14%

(/ John Listio Boruto)

Artikel lain tentang pertukaran calon presiden

Leave a Reply

Your email address will not be published.