Spread the love

Jakarta PT Jababeka Tbk, dan salah satu afiliasinya, PT Jababeka Morotai telah sepakat untuk membentuk konsorsium perikanan dengan PT Ocean Mitramas dan PT Indo Numfor Pacific unkahusustuk mengembang Mortai Kawa Mitramas dan PT Indo Numfor Pacific unikantai mengembang . Provinsi Maluku.slot gacor

Penandatanganan kerjasama konsorsium dilakukan oleh Basuri Tjaga Purnama, Direktur PT Jababeka Morotai, Setiawan Mardjuki, Direktur PT Jababeka Morotai, Julius Dharma Liman, Direktur PT Ocean Mitramas dan Renu Vibrien, Direktur PT. Endo Normpo Pasifik.

Basuri Tjahaja Purnama, Direktur Utama PT Jababeka Morotai, menyambut baik kerja sama konsorsium tersebut dan berharap bisa berjalan lancar.

Hal ini karena Pulau Morotai memiliki potensi perikanan yang unik. Dari potensi sumberdaya perikanan sebesar 68,5 juta ton per tahun, produksinya hanya 6.272 ton per tahun. Artinya, produktivitas penangkapan ikan Morotai masih tergolong rendah.

Selama masa penandatanganan, Konsorsium Perikanan sepakat untuk mendukung dan mematuhi kebijakan pemerintah tentang tangkapan terukur. Karena Federasi memahami bahwa perikanan yang diperhitungkan diperlukan untuk mencapai keseimbangan ekologis yang baik untuk menjaga kesehatan laut.

Usai penandatanganan kerjasama ini, Jababeka Morotai langsung mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus Morotai bersama Ocean Mitramas dan Endo Nomfor Pacific. Tujuannya adalah untuk memiliki segalanya sehingga proyek memancing Anda dapat berjalan dengan cepat.

Begitu pula Julius Dharma Lyman, Principal PT Ocean Mitramas. Ia mengaku senang menjadi bagian dari konsorsium dan meyakini kerjasama konsorsium ini berjalan lancar dan dapat memberikan dampak positif bagi semua pihak.

Sementara itu, Renaud Vibrian, Direktur PT Indo Numfor Pacific, mengatakan pihaknya siap menyiapkan hal-hal yang diperlukan agar proyek bisa cepat dilaksanakan.

Sebelumnya, PT Jababeka Tbk melalui salah satu afiliasinya membentuk konsorsium dengan Kyudenko Corporation (Kyudenko) dan PT Santomo Resources Indonesia (Santomo) untuk mengikuti tender Independent Power Producer Solar Power Plant (IPP). Proyek Kawasan Ekonomi Swasta (PLTS) Morotai di Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Komposisi konsorsium ini untuk menjawab kebutuhan listrik Pulau Morotai, khususnya di kawasan ekonomi khusus atau KEK Kabupaten Morotai, dan sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Nasional 2021-2030 (RUPTL).

Sementara itu, perjanjian kerjasama ditandatangani oleh Ketua PT Jababeka Morotai Basuri Tjahaja Purnama, Direktur PT Jababeka Morotai Setiawan Mardjuki, Kepala Perwakilan Kyudenko Shigetomi Norio dan Manajer Senior Santomo Tomoichi Yamagu.

Basuri juga sangat optimis dengan rencana KEK Morotai untuk mengembangkan PLTS IPP. Karena masing-masing anggota konsorsium memiliki keunggulan yang saling melengkapi, sehingga proyek ini dapat berjalan dengan baik saat direalisasikan. Dia menjelaskan, semua persiapan dan perencanaan persyaratan untuk pembangunannya sudah selesai.

Warga Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, seperti pelaku komersial dan investor di bidang perikanan, logistik, rumah sakit, pusat data, dan industri lainnya, dapat menikmati energi hijau dengan kualoritas terbaik, serta kawasan wisata harga versaing.

“Tergantung status KEK, penyewa juga akan mendapatkan fasilitas khusus berupa perizinan dan fasilitas perpajakan, antara lain taksi, bea masuk, cukai, pergerakan barang, ruketenagakerjaan, keimigrasian, perencanaan per serdan s ent di at as tana ker ing . Pernyataan dari Jakarta, Jumat (28 Januari 2022).

Sebagai divisi tenaga kerja, Jababeka Morotai berencana untuk mengambil alih peran pengelolaan lahan dan pembuatan taman industri, sementara Kyudenko dan Santomo akan memasok panel surya dan komponen lainnya bersama dengan konstruksi.

Presiden dan Direktur SantomoTomoichi Yamaguchi menjelaskan bahwa Santomo sangat senang menjadi bagian dari konsorsium. Jababeka adalah pengembang real estat terkemuka di industri ini dan Kyudenko adalah EPC tenaga surya terkemuka di Jepang.

Menurutnya, konsorsium ini merupakan konsorsium terbaik untuk PLTS Morotai. Lebih lanjut, Shigetomi Norio melihat penandatanganan tersebut sebagai upaya anggota G20 Jepang dan Indonesia untuk bekerja sama mengurangi emisi karbon dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Karena Kyudenko telah lama melakukan survei penerapan energi terbarukan di Indonesia dan menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar. Hal ini karena negara Indonesia berbentuk kepulauan dan penduduknya tersebar di seluruh pulau.

“Mereka juga menyatakan minat untuk membangun di daerah lain sebagai proyek nyata daripada proyek percontohan. Jadi kami bekerja dengan Jababeka Morotai untuk melakukan studi kelayakan dan melihat potensi besar Morotai.”

Sementara itu, Kyudenko Corporation adalah perusahaan Jepang yang bergerak di bidang desain dan konstruksi peralatan elektrikal, HVAC, dan plumbing. fasilitas kebersihan; tahan api; fasilitas distribusi dan fasilitas tenaga bawah tanah, fasilitas informasi dan komunikasi; dan fasilitas energi terbarukan.

Sedangkan PT Santomo Resources Indonesia merupakan perusahaan yang fokus pada energi terbarukan seperti energi biomassa (PKS dan Wood Pellet), pembangkit listrik terbarukan dan bisnis kendaraan listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.