Spread the love

Jakarta – PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membagikan dividen sebesar Rp 1,2 triliun untuk tahun buku 2021.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk membagikan dividen tunai sebesar Rs 24,1 per saham, mengutip keterbukaan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dilakukan pada Kamis, 6 Februari 2022. Sebelumnya, perusahaan membagikan kepada pemegang sahamnya dividen tunai interim sebesar Rs 6 per saham, atau sekitar Rs 298,7 miliar, pada 22 Desember 2021.pragmatic slot

Perusahaan akan membagikan sisa dividen tunai sebesar Rs 91 miliar, atau sekitar Rs 18,1 per saham.

Selain dividen, sisa laba bersih perseroan dialokasikan ke dana cadangan sebesar Rp 100 juta dan dibukukan, dan sisa laba ditahan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk melaporkan bahwa pada kuartal pertama 2022, laba tahunan yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan induk meningkat 20,85% menjadi Rs 3,42 triliun, naik 20,85% dari Rs 2,83 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 15,98% menjadi Rp 8,63 triliun pada 2021 dibandingkan Rp 7,44 triliun pada 2020.

Jadwal pembagian dividen perseroan untuk tahun buku 2021 adalah sebagai berikut:

– Pada tanggal 7 Juni 2022, periode perdagangan saham yang berhak atas dividen atau dividen di pasar normal dan pasar tawar berakhir

– Awal periode perdagangan saham non-dividen atau hak non-dividen di pasar normal dan pasar negosiasi pada tanggal 8 Juni 2022

– Akhir periode perdagangan saham yang berhak atas dividen atau dividen di pasar keuangan jangka pendek pada tanggal 9 Juni 2022

– Awal periode perdagangan saham tanpa hak untuk membagikan dividen atau dividen tunai di pasar pada tanggal 10 Juni 2022

– Tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen pada 9 Juni 2022

– Dividen dibayarkan pada 30 Juni 2022

* Apakah itu nyata atau scam? Untuk memverifikasi kebenaran informasi yang disebarluaskan, silakan kirim Liputan6.com Fact Check Number 0811 9787670 ke WhatsApp dengan kata kunci yang diperlukan.

Protelindo, Iforte dan Solusi Tunas Pratama menandatangani perjanjian kredit dan penjaminan dengan Bank Mandiri pada 25 Mei 2022.

Kontrak kredit dan penjaminan senilai Rs 3 triliun dan rincian Fasilitas A adalah Rs 2,5 triliun yang digunakan oleh Protelindo dan Rs 500 miliar yang digunakan oleh Iforte oleh Annex B. Pinjaman tersebut untuk mendukung kebutuhan umum Protelindo dan Iforte selama 36 bulan.

Berdasarkan Perjanjian Kredit dan Penjaminan, Solusi Tunas Pratama menjamin kewajiban Protelindo dan Iforte sehubungan dengan Perjanjian Kredit dan Penjaminan. Kontrak kredit dan penjaminan diatur dan diatur oleh hukum Republik Indonesia.

Struktur pinjaman dengan konsep pemberian jaminan melalui STP memungkinkan Protelindo dan Iforte menghimpun dana dengan syarat yang lebih baik.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk telah menandatangani kontrak kredit senilai Rp1 triliun dengan BNI melalui IForte, mengutip keterbukaan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/5/2022).

Perusahaan menulis “Transaksi afiliasi yang dirujuk dalam pengungkapan ini adalah transaksi di mana Protelindo memberikan dukungan Perusahaan sesuai dengan dukungan Perusahaan.”.

Di bawah jaminan perusahaan, Protelindo menjamin kewajiban Iforte sehubungan dengan kontrak kredit. Pengesahan perusahaan kemudian diatur dan diatur oleh hukum Republik Indonesia.

Penandatanganan perjanjian kredit tersebut merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42. Protelindo merupakan anak perusahaan perseroan yang menguasai 99,99% saham yang dimiliki langsung oleh perseroan. Iforte juga merupakan anak perusahaan dari perusahaan di mana Protelindo memiliki 99,99% sahamnya secara langsung.

Perusahaan menulis bahwa “struktur pinjaman dengan konsep bahwa Protelindo memberikan jaminan akan memungkinkan Iforelindo untuk mengumpulkan dana dengan persyaratan yang lebih baik”.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk mengatakan transaksi tersebut tidak secara material mempengaruhi kegiatan operasional perusahaan, hukum, posisi keuangan atau kelangsungan usaha karena penandatanganan perjanjian kredit atau jaminan perusahaan.

Ukuran pinjaman kredit berjumlah 1 triliun rupee (sekitar 1.000 triliun won), dan jangka waktu pinjaman adalah 60 bulan sejak tanggal kontrak. Sarana Minara Nusantara “Ini untuk mendukung kebutuhan bersama perusahaan Protelindo dan Iforte.”

Perusahaan mengungkapkan informasi BEI Kmais (24/24/Maret 2022).

Selain itu, kontrak kredit bukan merupakan transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK 42/POJK.04/2020 tentang transaksi afiliasi dan benturan kepentingan.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 23 Maret 2022, saham TOWR dihargai Rs 1.035 per saham. Saham TOWR memiliki harga tertinggi 1.040 rupee per saham dan terendah 1.025 rupee per saham. Jumlah total transaksi adalah 1.813 dan volume transaksi adalah 219.069. Nilai transaksinya Rp 22,6 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.