Spread the love

Laporan oleh jurnalis Ali Hafez Siyahbaneh

Pria Sumenep kecewa setelah gagal menunaikan ibadah haji.gacor kasino

Meskipun itu diselamatkan.

Pria itu bahkan mengaku malu karena tidak melatih ekstremitas bawah.

Niat menunaikan ibadah haji ke Makkah Al-Mukarramah, rukun Islam kelima, berubah menjadi kekecewaan bagi Atman bin Bakrin.

Laki-laki 64 tahun itu berdomisili di Desa Sambakati, Madura Sumenep, Pulau Kangean, Kawasan Arjasa.

bagaimana dengan itu?

Sekarang, terlepas dari peraturan baru dari pemerintah Saudi, harapan besar sekali lagi telah digagalkan dan gagal, menunda usia minimum CJH 65 tahun ke atas.

Atman bin Bakrin mengetahui aturan haji saat ini dan kecewa mengumumkan bahwa dia tidak pergi ke Tanah Suci setelah menghadiri upacara di Kantor Kementerian Agama di Sumnib.

Kata Atman Selasa (14 Juni 2022) mengecewakan.

Dia sepertinya tidak percaya dengan berita itu, karena semuanya sudah siap, dimulai dengan penyelamatan dari desa, dan sebelum dia pergi, dia dan tetangganya diantar ke pelabuhan Batu Guluk di Gangin.

Secara terpisah, Chironi Hidayat ditegaskan Menteri Agama (Kiminagh), Direktur Pemkab Sumenep, yang mengakui dan prihatin CJH tidak bisa sampai ke Tanah Suci karena faktor usia.

Dan faktornya, visanya, termasuk CJH Sumenep, tidak diproses.

Jadi dia melanjutkan untuk melihat bahwa salah satu CJH bernama Atman (64) gagal di Sambakati di Kangean, mengurangi jumlah JCH Sumenep menjadi 316 CJH.

Sejauh ini, belum ada alternatif. Sedangkan per 40 Juni JCH yang dinyatakan gagal akan memasuki batas usia maksimal 65 tahun. Jadi dia tidak bisa pergi karena Arab Saudi tidak memproses visa.

Sebagai acuan, pemberangkatan 316 JCH dari Kabupaten Sumenep dijadwalkan pada Minggu-Sabtu malam, 18 Juni 2022.

Artikel ini dimuat di Sumnib dengan judul Jumlah Calon Jemaah Haji Tidak Berangkat: Satu Miliar dan Tidak Dapat Ditukar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.