Spread the love

Pendidikan milik semua orang. Pendidikan bukan hanya obat mujarab bagi pesimisme, tetapi juga merupakan kebutuhan setiap orang yang menjalani kehidupan modern saat ini.deposit slot

Hama buruk seperti SPP, akses yang tidak dapat diakses, dan gaji guru yang rendah dapat diberantas secara perlahan. Ini tercapai berkat keberanian dan kecerdikan sang pemimpin.

Ganjar Pranawu adalah seorang konservatif yang tertarik dengan dunia pendidikan. Saat mengemudi, dia bisa mengusir roh jahat. Bahkan inovasinya dalam pengembangan pendidikan sepertinya tidak akan pernah habis.

Lantas, apa saja prestasi Kanjar di bidang pendidikan? Berikut ringkasan ulasan kami.

di dalam sekolah

Ginger membangun pesantren gratis khusus untuk siswa miskin. Di Indonesia, sekolah seperti itu sepertinya hanya ada di Jawa Tengah. Namanya SMK Negeri Jawa Tengah. Sekolah-sekolah tersebut berlokasi di Semarang, Pati dan Purbalingga. Awal tahun ini, sekolah yang sama akan beroperasi di 15 kabupaten lain di Jawa Tengah. Pasalnya, sekolah baru tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan secara internal atau masih semi internal.

Tidak dapat disangkal bahwa mereka memiliki asrama karena sangat berguna bagi siswa yang tinggal jauh dari sekolah. Selain kebutuhan sehari-hari yang ditanggung oleh pemerintah kabupaten, siswa juga mendapatkan fasilitas lain seperti seragam dan perlengkapan sekolah.

Pendidikan yang merata tampaknya menjadi cara Ganggar mengentaskan kemiskinan di Jawa Tengah. Banyak lulusan SMK di Jawa Tengah kini bekerja di perusahaan yang beritikad baik. Kemudian mereka dapat mengirim uang kepada orang tua mereka setiap bulan, mendapatkan fasilitas medis, dan membantu membangun rumah.

kuliah gratis

Sejak tahun 2020, Ganjar telah bebas biaya pendidikan untuk semua siswa SMA/Profesional/SLB di Jawa Tengah. Anggaran sekolah untuk dukungan operasional (BOP) agar siswa tidak menanggung biaya pendidikan. Pada tahun 2022 saja, Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran neraca pembayaran sebesar Rp769.714.070.000.

Tak hanya sekolah negeri, sekolah swasta pun sepertinya tak ketinggalan dengan kanguru. Mereka dibantu oleh Bosda (Bantuan Operasional Sekolah Daerah). Tahun ini, anggaran sekolah swasta Bosda adalah Rs 159.431.400.000. Anggaran tersebut untuk 607.021 siswa di 1.917 sekolah.

sekolah maya

Nah, program ini benar-benar mimpi yang menjadi kenyataan bagi mereka yang putus sekolah dan ingin melanjutkan pendidikan lagi. Siapa pun dari segala usia dan usia dapat bergabung. Ya, Ganjar sudah meluncurkan sekolah virtual ini untuk mewujudkan pemerataan pendidikan agar masa depan mereka lebih baik.

Menariknya, sekolah menerapkan pengajaran dan pembelajaran yang fleksibel. Anda juga dapat mengubah jadwal Anda sehingga tidak mengganggu aktivitas utama yang sudah dikerjakan sebagian besar siswa.

Para siswanya adalah orang Jawa Tengah dan kebanyakan dari mereka sekarang tinggal di kota-kota lain. Ada yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta, ada yang bekerja sebagai buruh pabrik di Kalimantan, dan ada yang bekerja sebagai buruh migran di Malaysia. Namun terlepas dari kehidupan mereka yang sibuk, mereka masih dapat dengan senang hati menghadiri sekolah virtual.

Selain gratis atau gratis, siswa menerima ijazah sekolah menengah resmi seperti sekolah umum lainnya. Mereka bahkan mendapat fasilitas penunjang pendidikan seperti telepon seluler, paket data internet, dan beasiswa. Bagikan sekolah virtual ini dengan tetangga, teman, atau siapa pun yang membutuhkan di Jawa Tengah.

Gaji guru emeritus melonjak

Berbicara tentang pendidikan, kehadiran guru tidak bisa dikesampingkan, apalagi menyangkut kesejahteraannya.

Gubernur Gangar juga menetapkan honorarium bagi seluruh guru tidak tetap (GTT) di sekolah menengah, satuan kejuruan, dan satuan pendidikan khusus negeri berdasarkan UMK setempat ditambah 10%. Dulu, mereka hanya menerima 200.000 rupee, tetapi sekarang ada orang yang bisa mendapatkan lebih dari 2,3 juta rupee per bulan. Di sisi lain, pekerja tidak tetap (PTT) di satuan pendidikan mendapatkan hak di bawah UMK.

Anggaran penggajian GTT dan PTT berasal dari APBN Jawa Tengah. Tahun lalu, sekitar Rp 527,4 miliar dialokasikan untuk gaji 5.739 guru SMA, 6.543 guru SMK, dan 584 guru SMK. Ada juga 8.580 karyawan paruh waktu di seluruh Jawa Tengah.

guru sekolah yang berkembang

Kegiatan keagamaan tidak lepas dari kepentingan Ganggar Pranuo. Selain pemberian dukungan dari beberapa fasilitas, insentif diberikan setiap tahun kepada guru PAI di Jawa Tengah dan guru TPQ.

Guru-guru ini pasti lebih bersemangat untuk menularkan ilmu karena kehadiran pemerintah.

Jawa Tengah memiliki insentif 2.111.123 guru agama, dengan total anggaran yang dialokasikan Rs 253,8 miliar.

Demikian ulasan tentang capaian atau inovasi Gubernur Jawa Tengah Gangar Pranovo di bidang pendidikan. Saya harap informasi ini bermanfaat bagi siapa pun. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.