Spread the love

Kasus penipuan dengan menjadi polisi palsu di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah telah terjadi.

Pembunuhnya diidentifikasi sebagai Jonathan Lionto, 34.

Pelaku dikatakan telah melakukan beberapa kejahatan.gacor slot

Modus operasi Jonathan adalah menuntut korban sebagai tersangka kasus pelecehan.

Kapolsek Pekalongan AKP Arif Fajar Satria membenarkan kasus tersebut.

Dikatakannya, kedua korban masih di bawah umur, HSP, 15, dan KNR, 16, keduanya warga Kabupaten Pekalongan, Kecamatan Kesesi, Desa Karyomukti.

Tersangka yang melakukan operasi itu benar-benar nekat.

Pasalnya, salah satu korban diundang ke Polsek Pekalongan.

Kapolsek Arif Fajar Satria Pekalongan Senin (13/6/2022) “Tersangka mengaku sebagai anggota polisi, dan penyerang menghampiri dan memberi tahu kedua korban bahwa mereka adalah pencuri payudara.

Pihaknya mengungkapkan, tersangka sempat memanggil salah satu korban di depan Mapolres Pekalongan untuk meyakinkan para korban.

Di tempat, tersangka berpura-pura meminta ponsel korban dan mengambilnya.

Setelah itu, dia meninggalkan korban dan bertemu dengan korban lain yang masih tinggal di Jalan Merbabu.

Saat ponsel korban diminta sebagai barang bukti, pelaku langsung kabur.

Mendapat laporan tersebut, petugas Satreskrrim Polres Pekalongan langsung menggeledah pelaku sesuai dengan ciri-ciri yang diketahui korban.

Pelaku digeledah setelah dikabarkan berdomisili di Bandung, Jawa Barat.

Setelah beberapa hari menunggu, si pembunuh akhirnya ditangkap di rumah kosnya.

Tersangka sebelumnya mengaku sebagai Polsek Surabaya sebanyak dua kali, pada 2017 dan 2018, serta melakukan penipuan serupa.

Arif menambahkan, tersangka dijerat pasal penipuan dan dijerat pasal 378 KUHP yang bisa diancam hukuman empat tahun penjara.

Sementara itu, tersangka penipuan, Jonathan, mengaku dalam gugatannya bahwa dia dan pacarnya membeli tiket nonton bola di Bandung dan mengendarai sepeda motor ke Surabaya.

Setelah melewati Kabupaten Pekalongan, saya berhenti di sebuah pom bensin dan menemukan topeng dengan logo TNI dan Polri di atasnya.

“Setelah itu, saya berpikir tentang penipuan, dan ketika saya bertemu dua korban di Jalan Merbabu, saya menjalani prosesnya,” katanya.

Artikel ini diunggah di -Pantura.com dengan judul Warga Surabaya yang ditangkap Polsek Pekalongan mengaku sebagai polisi.

(-Pantura.com/Indra Dwi Purnomo)

Lebih banyak berita tentang penipuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.