Spread the love

Kandari – Tewasnya seorang narapidana Polsek Mona atas nama Ames Ando (45) telah dilimpahkan ke Polres Sulawesi Tenggara (Saltra).

Polisi Minah sebelumnya menangani kasus ini.merapislot

Ames Ando dikabarkan meninggal dunia Rabu lalu (3 Mei 2022).

Korban meninggal setelah ditahan selama 12 jam di kantor polisi di Mina, Sulawesi Tenggara.

Hingga saat ini, penyebab kematian mendiang Ames Ando masih berlangsung, dan polisi masih melakukan penyelidikan.

Direktur Humas Polda Sultra Kumpul Teswan membenarkan bahwa isu kematian seorang tahanan Polda Mona saat ini sedang ditangani oleh Polda Sultra.

Pada hari Jumat, 17 Juni, ia mengumumkan bahwa “penyelidikan atas penyebab kematian mendiang Ames Ando telah dialihkan ke Direktur Ketiga Reserse Kriminal Umum (Dieterscrimum) Chatanras”. ) Polda Sulawesi Tenggara.” 2022).

Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya telah memeriksa polisi atau saksi non-polisi lainnya.

Ia mengatakan, “Dari hasil pemeriksaan saksi, ada delapan orang yang diperiksa, semuanya milik Polsek Mina.”

Keluarga Ames Ando dikabarkan tidak terima dengan kasus tersebut.

Penyebabnya adalah memar dan pendarahan di telinga tubuh korban, terutama di bagian leher.

Keluarga juga sempat berunjuk rasa, dan unjuk rasa digelar di Polsek Mina.

Artikel yang dimuat di Polda Sulawesi Tenggara Selidiki Kematian Narapidana di Polres Mina, dikonfirmasi oleh delapan saksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.