Spread the love

 Jakarta – Seorang pria yang mengunjungi kebun binatang di Kampar, Riau, menjadi berita utama. Video klip viral menunjukkan tubuh seorang pria dibawa pergi oleh orangutan warga di sebuah kebun binatang. Dia bahkan meminta bantuan dengan tinju orangutan.

Belakangan terungkap, pria bernama Hasan Arefin telah melanggar aturan konten media sosial. Ia juga meminta maaf kepada pihak kebun binatang dan masyarakat.Slot terpercaya

Dia berkata, “Saya Hassan Arepin. Saya meminta maaf kepada Kebun Binatang Kasankulim atas apa yang saya lakukan karena saya melewati batas pelindung kebun binatang. Dan saya meminta maaf atas konten viral dari konten saya. Saya tidak bermaksud membuatnya buruk.” “Dia berkata. gagap. Video ini diunggah kembali ke akun Instagram @indoflashlight pada Selasa, 7 Juni 2022.

Baca juga

Bersamaan dengan permintaan maaf tersebut, ia juga menonaktifkan akun Instagram pribadinya. Sebelumnya saya adalah pemilik akun @ipin_chill.

Sebelum permintaan maaf itu dibagikan, sebuah video viral di dunia maya tentang orangutan kebun binatang yang menyeret kaki pengunjung. Pria itu putus asa untuk melintasi perbatasan antara pengunjung dan binatang itu. Dikatakan bahwa pria ini mencoba mendekati orangutan dengan tape recorder, tetapi orangutan tiba-tiba menyambutnya dengan hangat.

Dalam video tersebut, Hassan mengangkat tangannya seolah memegang orangutan di balik pagar besi. Tiba-tiba, orangutan menarik pakaian anak itu. Terkejut dengan kejadian tersebut, pria yang membuat konten tersebut meminta bantuan. “Oh, tolong!” teriaknya.

* Apakah itu nyata atau scam? Untuk memverifikasi kebenaran informasi yang disebarluaskan, silakan kirim Liputan6.com Fact Check Number 0811 9787670 ke WhatsApp dengan kata kunci yang diperlukan.

Mendengar teriakan pria itu, pria lain datang membantu meluncurkan lokomotif orangutan. Orangutan itu juga mencoba mendandaninya, tetapi dia tidak memukulnya.

Pria berjaket denim itu mengeluarkan tubuh temannya dan berusaha membantu. Namun, cengkeraman orangutan itu semakin kuat dan semakin sulit untuk dilepaskan.

Orangutan itu menarik seorang pria berbaju bagus ke arah kami. Kemudian orangutan jantan meraih kaki kanan pria tersebut dan memegangnya dengan kedua tangan. Temannya kembali mencoba menendang orangutan dengan tangan, tetapi tidak berhasil.

Dengan menggunakan kedua tangan dan kakinya, orangutan itu berusaha mendekati tubuh pria itu. Sementara itu, teman bocah itu masih berusaha melepaskan tubuhnya dari cengkeraman orangutan. “Kakiku meregang, kakiku meregang. Tolong aku!” teriak pemuda itu ketakutan.

Akun Instagram @indoflashlight menyebut tindakan sang kreator sangat berbahaya. Beruntung dia tidak terluka parah akibat tindakannya.

Akun @indoflashlight mengatakan “Efeknya buat para selebriti di mana konten dilebur dan disampaikan seperti kamu bisa menjinakkan binatang buas menjadi hewan peliharaan. Kamu harus bertanggung jawab saat dikorbankan. Karena orang-orang meniru kamu, idola mereka! ” Dia berkata.

Mengetahui fakta ini, dia merekam video permintaan maaf dengan polisi dan ibu Hassan, dan permintaan maaf Hassan mendapat berbagai komentar dari netizen.

Salah satu netizen berkomentar, “Ceritanya selalu berakhir seperti ini. Aku akan memberitahumu dulu dan kemudian menjelaskannya nanti. Aku harap aku bisa menjadi contoh bagi orang lain. Jangan biarkan binatang, toko roti, dan orang lain mengganggumu.”

Netizen lain meninggalkan komentar pada tawa Hassan di akhir video permintaan maaf, mengatakan “Maaf, tapi saya tersenyum”. Warganet menulis:

Surat kabar Warganet menulis, “Jika Assad… tidak bisa menjelaskan anak ini…”. Seorang netizen berkomentar, “Ibuku sudah tua, dan dia masih harus berurusan dengan kenakalan orang dewasa. Kuatkan hati dan pikiran.”

Kasangkulim meminta maaf atas kejadian tersebut melalui akun Instagram miliknya. Akun kasangkulim_zoo mengatakan “Di Virtual Kulim Zoo, kami mohon maaf dan berharap hal ini tidak terjadi lagi.

Netizen mengatakan, “Pembakar tidak perlu meminta maaf. Bahkan, para pelaku yang menyakiti hewan hampir pantas mendapatkan hadiah.”

Diedit dari berbagai sumber, Kebun Binatang Kasang Kulim oleh Jalan H. Usman No. 1, Kupang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Pekanbaru dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit dengan kendaraan roda dua dan empat.

Kebun Binatang Kasang Kulim adalah satu-satunya kebun binatang di provinsi Riau. Kebun binatang ini mencakup area seluas 17 hektar.

Pendirian Kebun Binatang Kasangkulim dikukuhkan dengan akta notaris No. 10. 5 September 1991 H. Osman. Taman margasatwa ini dinamai berdasarkan lokasi penanaman ‘virtualnya’.

Pada tahun 2013, kebun binatang ini memiliki total 66 satwa dan 33 spesies, dan setelah kematian H. Usman pada tahun 1998, pengelolaan kebun binatang diserahkan kepada anak-anaknya.

Taman ini mendapat peringkat 3 bintang di Tripadvisor. Banyak orang yang mengunjungi taman ini meninggalkan komentar negatif. Beberapa orang berpikir kami terlalu kecil, tidak ada pohon, dan hewan terlihat menyedihkan, jadi direktur kebun binatang mengabaikan kesejahteraan hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.