Spread the love

Surya Baluh, Ketua Umum Partai Nasdim, mengungkap isu penetapan calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurutnya, NasDem tidak selalu memilih calon presiden dari hasil polling lembaga-lembaga pemungutan suara.bocoran slot

NasDem ingin memberikan ruang sebanyak mungkin kepada putra dan putri dari negara mana pun yang mereka yakini dapat mencalonkan diri sebagai kepala negara.

Surya Balu mengatakan itu karena hak untuk menjalankan adalah hak setiap warga negara.

Demikian dilansir Surya Balu pada Konferensi Aksi Nasional (Rakernas) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu malam (15/6/2022).

Dan saluran YouTube Metrotv News mengutipnya pada Kamis (16/6/2022) “Ini adalah janji Partai Nasdim untuk memberikan ruang demokrasi yang terbuka bagi seluruh warga negara dalam proses pencalonan (Presiden)”.

Surya Balu juga mengatakan bahwa NasDem memberikan kesempatan yang adil bagi setiap warga negara untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Ia mengatakan, NasDem akan mencari aspirasi di berbagai daerah pemilihan untuk memastikan nama tiga calon yang akan diajukan sebagai calon presiden.

Namun Surya Balo meminta waktu sebelum memilih orang yang tepat untuk dipromosikan menjadi calon presiden.

Sementara itu, Pemimpin Nasdim Taupik el-Hadi mengatakan Nasdim akan mencalonkan tiga calon presiden untuk dipilih sebagai satu orang.

Tanggal penetapan jumlah calon kepala negara akan diputuskan pada Desember 2022.

Tawfiq al-Hadi berkata: “Pertama, tiga dari lima akan diidentifikasi dan kemudian disampaikan kepada Ketua Dewan Direksi, dan Presiden akan mempertimbangkan untuk memilih satu pada Desember.”

“Jadi kita tidak ke aliansi dulu,” ujarnya saat ditemui usai pembukaan Konferensi Aksi Nasional Partai Nasdim (Lakernas) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (15/6/2022).

Taoufik El-Hadi juga menilai Rakernas siap membangun program kerja eksekutif yang akan menghadapi pemilihan umum 2024.

Ia mengatakan, salah satu tugas pengurus Nasdim adalah mengembalikan polarisasi sosial yang terjadi akibat pemilihan presiden (Pilpres) 2014 dan 2019.

Kami menghargai pemilu ini dalam konteks kewarganegaraan karena sebelumnya terbelah menjadi dua bagian. Oleh karena itu, saya pikir kita perlu memikirkan bagaimana menormalkan perpecahan ini dalam pemilihan umum mendatang.”

Rangkaian acara diawali dengan unjuk rasa pendahuluan dan penyerahan 34 kendaraan pemenang Pilkada 2024 kepada masing-masing dewan pimpinan daerah.

Sejumlah partai elite didampingi Ketua Umum Nasdem Surya Balu, antara lain Wakil Presiden Nasdeem Ahmed Ali, Bendahara Nasdeem Ahmad Sahrouni dan Sekjen Johnny J. Plait Nasdem.

Di hadapan 12.000 pimpinan Nasdim, Baloh memberikan pidato politik pada Rabu malam (15 Juni 2022) di Jakarta Convention Center.

Pengamat bahkan menyebut Indika Perkasa memiliki peluang bagi Anis Baswedan untuk memenangkan NasDem sebagai calon presiden.

Sebelumnya, Ujang Kumarudin, seorang pengamat politik di Universitas Al-Azhar Indonesia, mengatakan pada Konferensi Aksi Nasional (Rakernas) bahwa baik Demokrat Nasional maupun Nasdem tidak akan menutup pintu ketika mereka mengumumkan kandidat untuk promosi ke pemilihan presiden 2024.

Ojang berharap banyak nama akan muncul, dan NasDem akan melakukannya.

Ada juga nama Jenderal Anis Baswedan, Ganjar Pranu dan Andika Perkasa.

Ujang Kumarudin mengatakan dalam pesan teks, Senin (13/6/2022), “Sepertinya kami akan mengumumkan beberapa nama.”

Namun, Wu Zhang lebih spesifik menyebut nama partai yang didirikan Surya Balu itu.

“Saya kira nama-nama yang paling mungkin untuk pilkada adalah Anis dan Janjar,” katanya.

Begitu pula Heri Mindorova, direktur pelaksana Indonesian Center for Strategic Action (CISA).

Dia beralasan Anis Baswedan lebih berpeluang diusung Nasdeem.

(/Susiban Army DS, /Tatanggurinno)

Lihat berita lainnya terkait pertukaran capres

Leave a Reply

Your email address will not be published.