Spread the love

Kerinci – PT Collins Higgins Commodities (CHC) bekerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kerinci Unit One dan Bank Negara Indonesia (BNI) meluncurkan program pemberdayaan perempuan melalui produk unggulannya, Cinnamon Nursery I. Barang dari Kabupaten Kerinci, Provinsi Gambi.kasino live

Baca juga

Program ini memberikan kesempatan bagi perempuan untuk mendapatkan kepercayaan diri dan kemampuan profesional untuk menjalankan bisnis dan mencapai ketahanan ekonomi keluarga mereka, mempromosikan transfer dan pertukaran pengetahuan penting bagi perempuan dalam rantai pasokan kayu manis, dan mempromosikan bisnis perempuan. sebuah jaringan pusat. Mendorong perempuan untuk membangun bisnis baru di komunitas mereka. Nikmati kepercayaan diri dan kemampuan yang lebih besar.

Untuk mencapai hal tersebut, PT CHC meluncurkan Program Pengembangan Kebun Kayu Manis Kerenci untuk Perempuan dengan harapan para perempuan dapat mengelola, membuka dan mengembangkan pembibitan kayu manis di pekarangan mereka tanpa harus keluar rumah. Dengan demikian, perempuan juga diharapkan dapat memperoleh penghasilan tambahan dan berkontribusi terhadap pendapatan keluarga.

Kegiatan tahap pertama akan berlangsung dari Mei hingga Juni 2022 dan menargetkan 100 orang. Pada tahap ini, peserta dilatih tentang peluang bisnis perencanaan keuangan keluarga, pekerjaan dan pengasuhan anak di CHC. Selanjutnya, pelatihan pembukuan dan kredit usaha tenaga kerja dari BNI.

Sedangkan untuk tahap kedua akan dikurangi menjadi 30 orang dan akan dilaksanakan pada Juli 2022. Sedangkan enam orang yang terpilih pada tahap ketiga atau final akan mengikuti program pada Agustus 2022.

Gubernur Kerenchi dr. H. Adirozal, M.Si mendukung penuh kegiatan PT CHC. Ia berharap ke depan lebih banyak perempuan yang bisa berbuat sesuatu untuk mengembangkan produk kayu manis yang dibanggakan oleh Pemkab Kernesse.

“Para ibu menyambut ini dengan harapan besar untuk kesejahteraan masa depan masyarakat, kesejahteraan keluarganya dan kesejahteraan Kabupaten Kernessee,” katanya.

Sementara itu, KPHP Kerinci Neneng Susanti, Direktur I, mengatakan di kawasan Kerinci ada 57 hutan kemasyarakatan dan banyak KUPS (Kelompok Kerja Perhutanan Sosial) yang sudah terbentuk. Kebanyakan pelaku KUPS ini adalah perempuan.

*** Untuk memverifikasi kebenaran informasi yang disebarluaskan, silakan hubungi WhatsApp di 0811 9787670 dengan kata kunci yang diperlukan.

Tonton video unggulan ini:

Anggota KUPS Siulak Kecil Angelia Wismera menambahkan bahwa program ini berbeda dengan yang pernah ia ikuti sebelumnya. Dengan pelatihan dan kompetisi, Angelia Kerenci dan perempuan lainnya semakin tertarik pada pemberdayaan.

Jimmy David Kurniawan, Kepala Bidang Pelayanan BNI Sungai Penuh, mengatakan pihaknya sangat mendukung program pemberdayaan perempuan yang membantu perempuan meningkatkan ekonomi keluarga.

Menurut Jamie, kini banyak perempuan yang menikmati karir dan kesuksesan di tempat kerja, termasuk BNI.

Leave a Reply

Your email address will not be published.