Spread the love

Korps Relawan Perhubungan (Kurlantas) akan segera menerapkan kebijakan pelat nomor putih dengan huruf hitam pada kendaraan di seluruh Indonesia.judi gacor

Meski demikian, Wakil Direktur (Kasubdit) STNK Korlantas Polri Kombes Taslim Chairuddin menegaskan, pesanan akan dipenuhi begitu material papan tulis diumumkan habis.

Sebelumnya, Taslim mengatakan, “Jika material spesifikasi lama (versi hitam) terwujud insya Allah material baru akan digunakan, maka saya mulai menggunakan spesifikasi TNKB putih dan menulis dalam warna hitam”.

Daftar wilayah yang menerapkan plat nomor putih terlebih dahulu

Taslim menjelaskan, selama ini material whiteboard sudah diproduksi massal di Jawa Timur.

Dua daerah lain yang juga mulai menggunakan material lembaran baru adalah Jawa Barat (Jabbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

Ia juga mengimbau warga untuk bersabar dan menunggu perkembangan polisi selanjutnya.

“Kendaraan yang sudah menggunakan bahan yang sudah kadaluwarsa masih berlaku sampai dengan tanggal kadaluwarsanya,” kata Tasleem.

Jadi, kapan plat nomor putih mulai berlaku?

Tasleem sebelumnya menjelaskan bahwa kebijakan penerapan plat putih pada pertengahan Juni 2022.

Namun pihak pengiriman kemudian mengklarifikasi pernyataan tersebut.

Taslim menjelaskan, kebijakan tersebut tidak bisa dilakukan karena masih banyak stok pelat hitam di beberapa daerah.

Kebijakan Ganti Plat Nomor Putih

Mengutip korlantas.polri.go.id, kebijakan mengganti plat nomor putih tertuang dalam Pasal 45 Peraturan Polisi (Perpol) Tahun 2021 (Perpol) Nomor 7 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan.

Kemudian, untuk perisai normal, saya menulisnya dengan warna kuning dan hitam. 

Teks hijau dan hitam untuk kendaraan lapis baja di Kawasan Perdagangan Bebas dengan fasilitas bebas bea masuk dan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.

Mengapa Anda mengubah plat nomor putih?

Mengganti plat nomor memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari sistem e-tiket ETLE berbasis kamera hingga dukungan untuk e-parkir.

Yousri, mengutip korlantas.polri.go.id, mengatakan “Ke depan kami akan menggunakan papan tulis agar Automatic License Plate Recognition (ANPR) ETLE dapat dikenali dengan benar tanpa kesalahan”. Akrab dengan huruf hitam putih.

“Apalagi sekarang sudah terjadi revolusi 4.0, memang benar chip ini ada. Ia menjelaskan bahwa chip tersebut sangat serbaguna.

Nantinya, chip tersebut akan berisi data kendaraan pribadi yang dapat digunakan untuk tol elektronik dan parkir elektronik.

Yousry mengatakan, “Chip ini akan berisi data kendaraan pribadi. Ini memiliki data penuntutan untuk bukti pelanggaran, dll. Kemudian dapat digunakan untuk e-tariff dan e-parking,” kata Yousry.

Youry juga mengatakan bahwa nantinya dengan menggunakan chip tersebut tidak akan membebani masyarakat.

Di sisi lain, penggunaan RFID pada panel diikuti oleh banyak negara maju yang mengimplementasikannya terlebih dahulu.

(/ Farah Putri/Egman Ibrahim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.