Spread the love

Pekanbaru – Warga negara asing asal Taiwan akan dideportasi dari Kantor Imigrasi Pekanbaru. Alasannya, menikah dengan orang Indonesia di Siak dengan dirantai mulai tahun 2015.slot gacor

Muhammad Jahari Sitibo, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Korporasi, menjelaskan pernikahan dengan warga Taiwan berinisial LPY melanggar hukum keimigrasian.

Baca juga

Wahyu pernikahan sirih pinang ini bermula saat LPY mendatangi kantor imigrasi Pekanbaru untuk mengklarifikasi permohonan izin tinggal keimigrasian yang diajukan.

Sebelumnya, LPY masuk ke Indonesia menggunakan visa kerja dan memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Karawang yang berlaku hingga 29 September 2022.

Pada 17 Mei 2022, LPY mengembalikan dokumen ke Kanim Karawang dan mengajukan visa C317, visa izin pembatasan pernikahan, di Kantor Imigrasi Pekanbaru. Istri saya (RC) yang saat ini sedang hamil 7 bulan merawatnya.

LPY kemudian akan memeriksa status aplikasi visa Anda. Setelah itu, Petugas Imigrasi Pekanbaru mendapat informasi dari KUA di Kabupaten Tualang Kabupaten Siak bahwa buku nikah LPY tidak terdaftar atau resmi terdaftar.

*** Jika ingin mengetahui kebenaran informasi yang disebarluaskan, silahkan hubungi WhatsApp di 0811 9787670 cukup dengan memasukkan kata kunci yang dibutuhkan.

Sementara itu, Syahrioma, Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru, menjelaskan bahwa LPY mengaku dirinya dan orang tua istri sudah menikah.

Namun, surat kabar Sahrioma mengatakan, “Tetapi akta nikah dan akta nikah tidak terdaftar.”

LPY mengaku tidak mengetahui bahwa pencatatan nikah tidak tercatat di KUA Tualangu.

Surat kabar Sahriuma mengatakan “penyelidikan lebih lanjut juga akan dilakukan sehingga LPY akan ditahan di pusat penahanan dan LPY akan dideportasi ke negara asalnya sesegera mungkin”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.