Spread the love

 Jakarta – PT Mirae Asset Securitas Indonesia (MASI) yang sukses menjadi tuan rumah kompetisi perdagangan saham 7 musim mulai tahun 2020, kembali menjadi tuan rumah HOTS Championship musim ke-8, ajang jual beli online.slot gacor lebaran 2022

Kali ini perusahaan mengangkat tema “Berani Berdagang”. Musim ini, Direktur MASI Daewoong Ahn mengatakan perusahaan telah merancang sistem rujukan yang memungkinkan pelanggan mengundang pelanggan lain menggunakan kode rujukan mereka.

5 pelanggan paling keras akan menerima hadiah. Dia mengatakan pada upacara pembukaan HOTS Championship musim ke-8, “Melalui sistem rekomendasi ini, kami berharap turnamen HOTS dapat mendukung pertumbuhan investor di pasar modal dan berkontribusi pada peningkatan nilai transaksi.” Senin (20-05-30).

Secara umum, Daewoong Pharmaceutical berharap melalui kompetisi ini, lebih banyak orang akan berinvestasi di pasar saham dan pasar modal untuk meningkatkan nilai transaksi dan untuk merangsang perdagangan oleh investor pasar.

“Seiring dengan meredanya COVID-19 dan pulihnya aktivitas ekonomi, perdagangan dan investasi di pasar modal juga akan berkembang,” ujarnya.

Di hari yang sama, Hassan Fawzi, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), mengucapkan terima kasih kepada PT Mirae Asset Securitas Indonesia yang telah menyerahkan kepada PT Mirae Asset Securitas Indonesia untuk menjadi tuan rumah HOTS Championship musim ke-8.

Sebelumnya, PT Mirae Asset Securitas Indonesia memprediksi pembiayaan di pasar modal akan lebih aktif pada 2022. Hal ini sejalan dengan kemungkinan pemulihan ekonomi.

Shim Tae-yong, CEO Mirae Asset Securitas, mengatakan bahwa dia membantu dengan delapan IPO dan satu peningkatan modal, dan menempati peringkat pertama di antara perusahaan pialang pada tahun 2021.

Reporter Shim Tae-yong menulis pada Hari Media Mirae Asset Securitas Indonesia (21 April 2022).

Dia menambahkan, pada 2022, seiring pemulihan ekonomi, perusahaan akan lebih aktif melakukan IPO dan kegiatan korporasi.

“Saya pikir tahun ini akan lebih aktif. Mungkin karena ekonomi pulih? Saya baik-baik saja. Kami berada di ujung terowongan Corona 19, dan banyak perusahaan menempatkan mereka di pasar dan menerima uang publik. .”

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan banyak perusahaan yang menunggu jalur Initial Public Offering (IPO). Per 20 April 2022, 17 perusahaan telah mencatatkan saham di BEI.

IG Neumann Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan, kepada wartawan, Jumat, 22 April 2022: “Hingga saat ini, ada 35 perusahaan yang masuk dalam pipeline listing di BEI.

Merujuk pada POJK nomor 53/POJK.04/2017, ada enam perusahaan dengan aset di bawah Rp50 miliar. Berikutnya adalah 13 perusahaan dengan aset menengah antara Rs 50 miliar dan Rs 250 miliar. dan 16 perusahaan lainnya dengan aset besar lebih dari 250 miliar rupee.

Rincian sektornya adalah sebagai berikut:

• 2 perusahaan di bidang bahan baku

• Dua perusahaan di sektor industri

• 3 perusahaan di sektor transportasi dan logistik

• Enam konsumen non-periodik

• 6 perusahaan di sektor siklus konsumen

• Dua perusahaan di sektor teknologi

• Dua perusahaan di bidang medis

• 3 perusahaan di sektor energi

• 4 perusahaan di sektor real estate dan real estate

• 5 perusahaan di bidang infrastruktur

Bursa optimistis IPO tahun ini akan terus tumbuh positif. Keyakinan tersebut terindikasi dari beberapa indikator pasar modal, seperti minat pelaku usaha yang relatif tinggi untuk membiayai pemulihan.

Sementara itu, indeks saham gabungan (IHSG) juga terus naik hingga mencapai 7.227,36 per 20 April 2022. Indikator pendukung lainnya adalah tren investor di pasar modal Indonesia yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Stabilitas ekonomi Indonesia tahun ini relatif stabil. Selain itu, kondisi pasar modal yang kondusif tetap terjaga berkat pengawasan OJK dan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap pasar modal. Kami yakin semua faktor positif tersebut berkontribusi pada optimisme kami tahun ini. Bisa lebih baik lagi dari tahun lalu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.