Spread the love

 Pekanbaru – Dua kurir narkotika jenis sabu, Asmahdi alias Ayah dan Hasnah alias Ana, kaget ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Keduanya dinyatakan bersalah oleh JPU, menguasai 81kg narkoba jenis sabu pada Oktober tahun lalu.promo slot

Tuntutan hukuman mati ini dibacakan JPU Ananda Hermila kepada ketua majelis hakim, Dr Dahlan. Kedua mendengarkan secara virtual, di mana Ayah ada di Rutan Pekanbaru, sementara Ana di Lapas Perempuan Pekanbaru.

saham bakarat

Dalam pertimbangannya, JPU Ananda menyatakan kedua pelanggaran tersebut terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menuntut agar majelis hakim yang mulia menjatuhkan pidana mati,” kata Ananda, Senin petang, 6 Juni 2022.

Kedua Sontag Tekezut Lalu Melarui Kuasa Hukumna Mengajukan Pleidoy Atau Pembelan Pada Seed Pekan Depan. ingin membela diri agar hakim tidak mengajukan tuntutan terhadap JPU.

Sebelumnya, JPU Ananda dalam tuduhan menyebut kedua ditembak oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Keduanya memiliki 81 kilogram sabu dan sudah mengirim beberapa kilogram sabu ke nomor orang atas perintah pria yang dipanggil Abu.

Tak Lama Setelah itu, Ayah dihubungi orang tak dikenal tadi dan mengarahkannya untuk mengambil narkoba di sebuah kontrakan di Jalan Kaharuddin Nasution. Ayah tidak percaya karena pria di ujung telepon sudah menyebut sudah sesuai dengan Abu.

Kemudian menemui sabu di kontrakan itu lalu dibawa ke rumah. Ada 50 bungkus sabu yang diambil dan disimpan dalam kardus rokok. Setelah itu, ada 18 bungkus yang diantarkan Abu Ayah ke seorang pria atas perintah.

Pada Jumat tanggal 08 Okt 2021 sekira pukul 11.30 WIB, dijadikan kembali diminta oleh Abu mengambil sabu di mobil terparkir di Jalan Nangka, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai.

Tindak tanduk keduanya akhirnya terlacak Polda Riau. Ayah lalu melihat saat menunggu pembeli di sebuah showroom mobil di Jalan HR Subrantas.

Tak Rama Setella itu, polisi menangkap Ana di Hotel Citismart Bandara, Jalan Kaharudin Nasution. Polisi membawa Ana ke kontrakannya dan menemukan 15 bungkus sabu di tas ransel biru.

Leave a Reply

Your email address will not be published.