Spread the love

 Menteri Kesehatan Indonesia di Jakarta, Budi Junadi Sadikin mengatakan, Indonesia membuka peluang untuk benar-benar bebas dari masker. Kebijakan saat ini untuk mempromosikan penggunaan masker akan terus dipantau.slot gacor lebaran

“Bukan tidak mungkin masker benar-benar hilang di Indonesia jika masih relatif terkendali,” ujarnya. . Budi Gunady berjalan sehat usai acara di Stadion Internasional Jakarta, Jakarta, Minggu, 29 Mei 2022.

Oleh karena itu, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan masyarakat dalam rangka pengendalian situasi nasional COVID-19. Orang yang dapat melepas topeng adalah orang dalam kondisi fisik yang baik.

Orang dengan gejala batuk atau pilek, seperti orang tua, penyakit penyerta, dan orang yang terinfeksi influenza, disarankan untuk memakai masker saat melakukan aktivitas di dalam dan di luar ruangan. Sejak Rabu, 18 Mei 2022, kebijakan tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan telah diterapkan.

Rendahnya jumlah kasus COVID-19 tidak menyurutkan keputusan Kementerian Kesehatan untuk terus memperluas vaksinasi COVID-19. Percepatan vaksinasi tetap dianjurkan untuk mencapai kekebalan kawanan yang seragam.

Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin dosis penuh dan booster COVID-19 di fasilitas pelayanan kesehatan atau pusat layanan imunisasi terdekat.

Semakin cepat Anda memvaksinasi, semakin cepat sistem kekebalan Anda. Saat ini, 3 bulan setelah dosis kedua, dosis booster mungkin jauh lebih awal.

“Penting untuk melindungi orang-orang di sekita Anda, terutama orang tua Anda.”

“Peralihan menjadi pandemi adalah ketika masyarakat mulai menyadari bagaimana menerapkan protokol kesehatan yang sehat untuk diri sendiri dan keluarganya,” kata Budi Gunadi Sadkin dalam konferensi pers, Selasa. 17/5). / 2022).

Ini membutuhkan pembelajaran dan implementasi tambahan.”

Muhajir Effendi, Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, mengatakan, “Kebijakan promosi selanjutnya adalah melepas masker di berbagai fasilitas umum, termasuk angkutan umum dan ruangan yang berventilasi.”

“Langkah selanjutnya tidak pakai masker,” katanya, Kamis (19/5/2022) di Dinas Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DKI Jakarta.

Persyaratan pelepasan masker di atas adalah apakah situasi COVID-19 nasional membaik, dan pemerintah berencana untuk melonggarkan penggunaan masker di semua lingkungan, termasuk lingkungan terbuka (outdoor) dan tertutup (indoor).

Muhajir juga mengatakan kebijakan penerapan Kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai alat pengendalian COVID-19 berpeluang menghilangkan kendali negara terhadap kasus Covid-19 yang sedang berlangsung.

Namun, belum bisa dipastikan kapan kebijakan PPKM tersebut akan dibatalkan.

Mohajer menyimpulsan bahwa “masa PPKM akan berlanjut jika (kasus COVID-19) dikendalikan”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.