Spread the love

Gunung Rinjani adalah gunung berapi aktif di pulau Lombok di Provinsi Nusa Tenggara, Indonesia bagian barat.

Gunung Rinjani terletak di Kepulauan Sunda Kecil dengan koordinat geografis 8° 24′52″ LS 116° 27′35 BT.situs gacor

Gunung Rinjani memiliki ketinggian 3.726 m/1.224 kaki, dikutip dari rinjanidawnadventures.com.

Gunung Rinjani adalah salah satu puncak tertinggi di Asia Tenggara dan menawarkan pemandangan alam yang unik.

Berikut beberapa fakta tentang Gunung Rinjani.

Fakta tentang Gunung Rinjani

1. Gunung Rinjani tergolong Gunung Api Soma.

Gunung Rinjani adalah stratovolcano, gunung berapi dengan lava dan abu yang berselang-seling.

Stratovolcano biasanya ditemukan di sepanjang zona subduksi (daerah di mana satu lempeng tektonik di mantel bumi didorong ke bawah yang lain).

Oleh karena itu, Gunung Rinjani termasuk dalam kelompok gunung berapi Soma.

2. Gunung Rinjani tingginya 3.726 m.

Puncak Gunung Rinjani adalah 3.726 m/12.224 kaki (AMSL).

Secara teknis, Gunung Rinjani terletak di Lombok Utara di bawah pengelolaan Kabupaten Lombok Utara.

Dari puncak Gunung Rinjani, pendaki bisa melihat keindahan alam yang luar biasa.

3. Gunung Rinjani terbentuk dari letusan Gunung Samalas.

Dalam bentuknya yang sekarang, Gunung Rinjani dan danau kawah besarnya diyakini terbentuk saat Gunung Samalas meletus pada tahun 1257.

Letusan ini sangat besar dan diyakini telah berkontribusi pada zaman es yang dingin dan kecil di Bumi.

Gunung Barujari (ditemukan di Danau Kawah Segara Anak) adalah bagian aktif dari sistem vulkanik bersejarah ini.

Aktivitas vulkanik yang membentuk Gunung Rinjani disebabkan oleh subduksi kerak samudera Indo-Australia di bawah Kepulauan Sosunda (kepulauan di mana Lombok merupakan bagiannya).

Ahli geologi percaya bahwa Gunung Samalas berada di sebelah Gunung Rinjani.

Diyakini bahwa tekanan dalam ruang magma di bawah Samalas telah meningkat cukup untuk mulai memecahkan batu di atasnya.

Saat magma keluar dari Samalas, ruang di bawahnya sebagian kosong.

Gunung itu runtuh dengan sendirinya karena tidak ada yang bisa menahan beban Gunung Samalas di atasnya.

Pada puncaknya, gunung berapi Samalas mengeluarkan lebih dari satu juta ton materi per detik.

Selama keruntuhan terakhir gunung, enam mil kubik abu dan batuan beku membentuk aliran lava besar yang mengalir menuju pantai dengan kecepatan lebih dari 125 mil per jam.

Awan vulkanik yang sangat besar mulai menutupi seluruh dunia. Ini adalah peristiwa bencana dan diyakini lebih besar dari letusan Krakatau.

4. Gunung Rinjani terakhir meletus pada tahun 2016

Letusan kecil Gunung Barujari (terletak di Danau Segara Anak) membuat kolom abu naik 2 km di atas kawah.

Gunung Rinjani terakhir meletus pada 27 September 2016.

Letusan Gunung Rinjani menghentikan perjalanan udara di wilayah tersebut.

Namun, saat Gunung Rinjani meledak, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam ledakan tersebut.

5. Gunung Rinjani aman untuk didaki.

Gunung Rinjani benar-benar aman untuk didaki. Ini bukan gunung teknis dengan jalur yang mapan dan mudah diikuti.

Ada beberapa bagian yang sangat curam yang harus diwaspadai, tetapi Anda tidak perlu menggunakan tali.

Rute utama melintasi ribuan wisatawan setiap tahun, yang sebagian besar tidak memiliki pengalaman mendaki.

6. Letusan Gunung Rinjani menciptakan danau baru dan yari . muda

Danau Segara Anak merupakan hasil letusan purba Gunung Rinjani.

Menurut Kementerian Lingkungan Hidup saat itu, Gunung Rinjani diperkirakan berada 5.000 meter di atas permukaan laut.

Letusan dahsyat sebelumnya telah membentuk kawah besar berisi air.

Pada tahun 1994, letusan Gunung Rinjani mengangkat permukaan danau.

Setelah itu, muncul gunung baru, Anak Gunung Baru Jari, yang menambah daya tarik wisatawan mendaki Gunung Rinjani.

Karena aktivitas vulkanik, Gunung Barrow terus tumbuh lebih tinggi.

Saat ini diperkirakan berada ±2.300m di atas permukaan laut dan memiliki kawah aktif berukuran ±170m x 200m.

7. Gunung Rinjani sebagai tempat suci

Gunung Rinjani juga dianggap sebagai tempat suci oleh masyarakat pulau Lombok, khususnya masyarakat Hindu.

Ribuan umat Hindu berdoa setiap tahun di kawasan Danau Anak Segara yang dikenal dengan upacara ‘Molang Bakilim’.

Selain itu, banyak warga Lombok yang mengunjungi kawasan Danau Segara Anak untuk tujuan terapeutik.

Mereka melakukan ritual berendam di air panas dan Danau Segara Anak.

Beberapa sumber air panas terletak di Aik Kalak dan Tepi Danau Segara Anak, serta beberapa gua.

8. Gunung Rinjani kaya akan flora dan fauna.

Tidak hanya panorama alamnya, namun juga keanekaragaman flora dan fauna di kawasan taman nasional tersebut menjadi daya tarik wisatawan.

Mamalia endemik di daerah ini antara lain musang rinjani (Paradoxurus hermaproditus rinjanicus), Celepuk rinjani (Otus jolandae), kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), dan lutung budeng (Trachypithecus aurilesre). jauriles).

Jenis tumbuhan yang dapat dijumpai di sini antara lain Jelutung (Laportea stimulan), Dedurenan (Aglaia argentea), beringin (Ficus benjamina), jambu biji (Syzgium sp.) dan dua jenis anggrek endemik, Perisstylus rintjaniensis dan P. Lombokensis.

Ada 4 jalur yang biasa digunakan para wisatawan dan pendaki untuk merasakan petualangan di Gunung Rinjani. Yakni Desa Simbalon, Desa Senaru, Desa Tembanuh dan Desa Ik Perek.

(/Unita R/Octavia WW)

Artikel lain tentang Gunung Rinjani

Leave a Reply

Your email address will not be published.