Spread the love

 Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut penangkapan mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Al-Suyuti terkait dengan kasus suap oleh departemen perizinan pembangunan rumah susun.ntt slot

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pada Jumat (3/6/2022) ”Benar (terkait pengurusan IMB apartemen).”

Baca juga

Wali Kota Yogyakarta periode 2011-2022 diamankan kejaksaan KPK di DKI Jakarta dan Operasi Penangkapan Okupasi (OTT) yang digelar di Yogyakarta, Kamis (2/6/2022).

Goffron kepada Liputan6.com, Kamis (6 Februari 2022), “Kami masih melalui proses penjurian.

Satgas KPK menangkap Hariady Al-Suyuti dan beberapa orang lainnya yang diduga terlibat suap. Pemerintah meminta audiensnya bersabar menunggu tim pelaksana melakukannya.

Goffron berkata, “Saya akan membahas lebih detail setelah ini selesai.

Gavron mengatakan dia membantu tim penuntut mengamankan sejumlah uang dalam Operasi Senyap.

Wakil Presiden KPK Nurul Guvron mengatakan pada Kamis (2/6/2022):

Ghafron belum bersedia membeberkan jumlah pihak yang ditangkap tim kejaksaan bersama Harady. Ini termasuk tidak merinci total dana yang diamankan.

Govron mengatakan “Masih menghitung.

Juru bicara partai Ali Fikri sebelumnya membenarkan penangkapan Haryadi Al-Suyuti dan beberapa partai politik lainnya. Haryadi Al-Suyuti dan banyak dari pihak-pihak ini ditangkap karena melakukan suap.

“Benar. Hari ini KPK menangkap beberapa parpol yang diduga melakukan suap di Yogyakarta. Di antara yang ditangkap adalah Wali Kota Yogyakarta 2017-2022,” kata Ali.

Sementara itu, Ketua KPK Perli Bahuri membenarkan bahwa pihaknya kembali melakukan operasi penangkapan manual (OTT). Kali ini, kejaksaan menyasar Yogyakarta.

“KPK saat ini melakukan penangkapan di Yogyakarta,” kata Fairley.

Fairley mengatakan tim investigasi masih bekerja untuk menyelesaikan proses diam ini. KPK memeriksa status orang yang ditangkap Haryadi dan kejaksaan 1×24 jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.