Spread the love

Banda Aceh – Pernahkah Anda merasakan kemacetan dan pelanggar lalu lintas saat berkendara? Tentu saja. Namun, ini tidak berarti bahwa tidak ada daerah di mana pengemudi diperdagangkan. Jangan iri karena Banda Aceh dipilih sebagai Kawasan Komando Lalu Lintas (KTL) Indonesia berdasarkan hasil entri data lokal dan evaluasi pengamatan langsung di lapangan.slot ramadhan 

Kapolres Banda Aceh Kumpul Radhika Anga Resta mengatakan dalam keterangan yang dilansir Antara, Senin, “Kami mengapresiasi keberhasilan Polres Banda Aceh dalam memberikan keamanan maksimal dan menekan angka kematian korban kecelakaan.” (2022-05-30).

Keputusan ini berdasarkan penilaian Kelompok Kerja Ahli Road Safety Partnership (RSPA) 2021 yang diadakan oleh Departemen Perhubungan Polri, Biro Keamanan dan Keselamatan.

Radhika mengatakan penghargaan tersebut menunjukkan bahwa keselamatan lalu lintas di Banda Aceh meningkat secara konseptual, struktural dan operasional.

Radhika menambahkan, program RSPA mencakup pembangunan infrastruktur dan sponsor. Catatan lalu lintas, ERI (Program “Pendaftaran dan Identifikasi Elektronik”) dan program pengujian SIM yang disponsori penegakan hukum kemudian menuntut pelanggaran ETLE (“Penegakan Hukum Lalu Lintas Elektronik”).

Sementara itu, Tri Tjigono, koordinator tim evaluasi instruktur Universitas Indonesia, mengatakan hasil evaluasi di banyak daerah di Indonesia belum maksimal dalam proses pemasukan data lalu lintas.

Trey mengatakan mekanisme yang sama akan diterapkan pada 2022, yaitu area entri data formulir penilaian untuk sistem RSPA online. Untuk RSPA 2022 Rubik akan disesuaikan dengan dinamika saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.