Spread the love

Denpasar Upaya pemerintah daerah Bali mempopulerkan penggunaan transaksi digital untuk pembayaran baik di daerah modern maupun tradisional seperti pasar sedang berjalan dengan baik. Salah satunya menggunakan QRIS untuk mensosialisasikan pembayaran di Pasar Sudha Mertha Sidakarya.judi terpercaya

Di pasar yang diaktifkan oleh Kementerian Perdagangan pada tahun 2014, banyak pedagang menggunakan sistem pembayaran digital untuk jual beli.

Salah seorang pedagang pasar, Newman Soudani, 45, mengaku banyak mengalami kecelakaan saat berbisnis di pasar Sudha Mertha Sidakaria. Dia mengatakan dia menerima uang kertas palsu dari pembeli, tetapi tidak tahu bahwa itu palsu.

Baca juga

Jadi, bekali diri Anda dengan pengalaman dan sosialisasi pemerintah ini dengan pembayaran digital seperti QRIS untuk menghindari kerugian saat berbisnis.

Kepada Liputan6.com, Selasa (7/5/2022).

Menurutnya, kerugian bisa dihindari dengan memasang alat pembayaran QRIS. Ia mengatakan, “Dengan sistem QRIS, kami berharap transaksi uang palsu akan berkurang, terutama di pasar Sudamerta.”

Ia mengatakan, “75 merchant telah menginstal Qless. Kendala yang kami hadapi adalah merchant yang lebih tua tidak dapat mengadopsi teknologi ini dengan cepat. Mereka tidak dapat menggunakan fungsi pembayaran digital tanpa ponsel.”

Sementara itu, Ida Bagus Gede Setiya Yasa, Direktur Operasi BPD Bank Bali, memuji kinerja LPD Sidakarya dalam rangka percepatan pemasangan QRIS di pasar Sudha Mertha.

Silakan tonton video spesifik berikut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.