Spread the love

Bandung – Bandung terus meningkatkan sistem penjaminan untuk melindungi hak-hak anak. Hal ini dilakukan oleh pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan anak.kasino online

Wali Kota Bandung Yana Muliana mengakui bahwa tujuan mewujudkan hak-hak anak di Kota Bandung berada pada level kunci.

Yana mengatakan dari Bandung pada Rabu, Juni, “Kami turun dari tingkat Nindia (pemuda) ke Madhya. Ini karena pandemi COVID-19. Sekarang kami berharap bisa langsung menuju kota ramah anak. Utama'”. 8 Agustus 2022.

Menurut Yana, saat ini 30 kecamatan dan 151 kelurahan sudah memiliki peraturan dan ramah anak. Sementara itu, di tingkat kota, peraturan Berwal diterbitkan.

Pembangunan Bandung sebagai kota ramah anak belum lolos verifikasi administratif Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Bandung tidak bisa sendiri atau 100% blended,” kata Yana.

Untuk mencapai tujuan awalnya, Yana berencana mengubah 151 taman kelurahan menjadi ruang publik dengan fasilitas anak-anak.

Pemerintah Kota Bandung saat ini sedang fokus membuka kembali ruang-ruang untuk anak-anak, terutama di tempat-tempat umum seperti taman kota.

Memenuhi 24 indikator untuk mengevaluasi kota layak anak bukanlah tugas yang mudah. Tapi itu adalah tantangan besar.

Sebagai tanda janji, Pemkot Bandung terus merumuskan perda kota layak anak bersama DPRD. Jadi kita butuh rencana aksi kota ramah anak yang sudah ada,” kata Yana.

Yana menegaskan, dengan adanya peraturan daerah untuk mewujudkan hak atas kota layak anak, maka tujuan, sasaran, indikator, penggunaan anggaran, dan berbagai ukuran kinerja lainnya akan semakin jelas dalam hal ini.

Dikutip dari Bandung.go.id, Unimar Muliana Ibu dari Forum Komunitas Anak Kota Bandung mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam mewujudkan kota ramah anak.

Ditambahkannya, Kota Bandung telah meraih berbagai prestasi dari tingkat nasional hingga tingkat daerah.

Ia mengumumkan prestasinya, seperti mendapatkan penghargaan dari Komite Perlindungan Anak Indonesia pada tahun 2021, Penghargaan Forum Data Anaak terpilih sebagai forum anak teraktif di tingkat nasional, dan tiga forum anak pertama di tingkat nasional.

Sementara itu, Elvi Hendrani, penasehat perlindungan anak bagi perempuan di Indonesia dalam keadaan khusus di Kementerian Perlindungan Anak Republik Indonesia, menjelaskan bahwa Bandung saat ini dalam tahap verifikasi. Dimulai dengan verifikasi diri, dari manajemen hingga peninjauan.

“Hari ini verifikasi terakhir. Sebenarnya urutan hasil verifikasi menengah bertambah. Di manajemen, nilai verifikasi administrasi sekitar 790,7.

Sementara itu, Anton Sunaroibo, Ketua Satgas Ramah Anak Kota Bandung, memaparkan berbagai fungsi, program dan inovasi Pemerintah Kota Bandung.

Ia mengatakan jumlah anak di Bandung pada tahun 2020 akan menjadi 777.372 (31,34%). Dalam verifikasi, mereka dibagi menjadi beberapa kelompok. Dalam kasus Hak Sipil dan Kebebasan Prajurit Pertama, 97,2% penduduk Bandung memiliki akta kelahiran.

Salaman merupakan inovasi dalam kewarganegaraan dan kebebasan anak. Mereka mengerjakan akta kelahiran langsung dari masing-masing perangkat.

Klaster 3, Kesehatan dan Kebugaran, Perda Kawasan Bebas Rokok 4 Tahun 2021, Puskesmas Ramah Anak dan Disabilitas, Air Minum dan Sanitasi Yang Cukup.

“Kluster 4 adalah pendidikan, pemanfaatan waktu senggang dan kegiatan budaya. Pusat Kreatif Anak Ferda Kota Bandung, dalam hal pengelolaan dan pelaksanaan pendidikan, pada tahun 2018, direktur wilayah pembentukan sekolah ramah anak dan sudah 70 desa anak kota kreativitas Ada pusatnya,” ujarnya.

Terakhir, kelompok 5 adalah perlindungan khusus. Beberapa kegiatan tersebut antara lain kegiatan penyuluhan dan pencegahan HIV/AIDS, pelayanan bagi anak penyandang disabilitas, dan seminar strategi komunikasi untuk advokasi masyarakat.

“Pengurangan stunting (Si Gurih), inovasi tingkat keluarga, inovasi perkotaan ramah anak seperti Puspaga (pusat belajar keluarga) dan Ayah Unik (imut, kuat, responsif, inspiratif dan komunikatif) Tentang Ngulik kata Anton ASIC”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.