Spread the love

 Jakarta – PT First Media Tbk (KBLV) berencana menjual dan mengalihkan seluruh perusahaan PT Link Net Tbk (LINK) ke Axiata Investments (Indonesia) Sdn seharga Rs 4.800 per saham. Bhd (AII) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) atau XL

Penjualan tersebut mewakili 29,04% dari saham LINK yang ditempatkan dan disetor penuh, dengan total nilai transaksi Rs 3,83 triliun. Secara spesifik, sebanyak 556.949.607 saham dialihkan dari LINK ke AII dan sisanya sebanyak 242.019.679 saham dialihkan ke XL.deposit pulsa

Pada saat yang sama, Asia Link Dewa Pte. Ltd (ALD) juga berencana untuk menjual dan mengubah seluruh kepemilikan ALD di LINK kepada AII dan XL, sebanyak 1.017.766.198 saham atau setara dengan 36,99% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh LINK.

Dengan demikian, total saham yang dimiliki oleh perusahaan dan ALD adalah sebanyak 1.816.735.484 saham, yang merupakan 66,03% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh LINK.

Haryanda Noirlan, Sekretaris Perusahaan PT First Media Tbk, mengatakan: “Ini adalah transaksi nyata yang harus disetujui terlebih dahulu oleh RUPS. Nilai transaksi yang direncanakan lebih dari 50% dari modal ekuitas perusahaan per laporan keuangan.” Keterbukaan informasi bursa disiapkan pada Selasa, 07 Juni 2022.

Dalam tiga tahun terakhir, pendapatan perseroan dari dividen Link sebesar Rp185,68 miliar pada 2019, Rp142,86 miliar pada 2020, dan Rp82,05 miliar pada 2021. Sebagai perbandingan, jumlah pendapatan tunai dari dividen tahunan signifikan dan pelanggan perusahaan yang signifikan menyumbang lebih dari 50% dari total pendapatan tunai perusahaan dari pelanggannya.

Kontribusi dividen saja tidak cukup untuk menutupi pengeluaran perusahaan, dan sebagian besar membayar bunga. Sebagian dari hasil likuidasi LINK akan digunakan untuk membayar semua pinjaman perusahaan.

Ini secara signifikan akan mengurangi biaya perusahaan. Perusahaan juga melihat potensi bisnis media dan digital yang menjanjikan di masa depan dan berencana untuk fokus mengembangkan bisnis ini.

Haryanda mengatakan, “Jika rencana transaksi dijalankan dan rencana pengembangan bisnis berjalan sesuai rencana, perseroan menargetkan bisa mulai mencatatkan surplus laba bersih dan laba ditahan selama 12 bulan ke depan.”

Sebelumnya, PT First Media Tbk (KBLV) menjual 798,96 juta saham PT Link Net Tbk (LINK) kepada XL Axiata dan Axiata Group Berhad.

PTFirst MediaTbk, Asia Link Dewa Pte Ltd (ALD), PT XL Axiata Tbk (EXCL) menyampaikan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 30 Juli 2021 (selesai pada Minggu, 8 Januari 2021) ) dikutip. ) dan Axiata Group Berhad atau Axiata Group Berhad telah menandatangani tabel kondisi yang tidak mengikat terkait dengan rencana penjualan dan pengalihan 1.816.735.484 saham atau 1,81 miliar saham LINK.

Jumlah ini sesuai dengan 66,03% dari total modal disetor dan ditempatkan LINK, tidak termasuk saham treasury.

Transaksi penjualan saham yang diusulkan mencakup 798.969.286 saham yang dimiliki oleh perusahaan, yang mewakili 29,04% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh LINK.

Selain itu, 1.017.766.198 saham dimiliki oleh Asia Link Dewa, mewakili 36,99% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh LINK.

Sekretaris Perusahaan PTFirst MediaTbk berkata: ” Harianda Noerlan membeberkan informasi BEI.

Setelah proses negosiasi selesai, para pihak berencana untuk menandatangani kesepakatan akhir atas transaksi yang diusulkan.

Perusahaan telah menjelaskan bahwa kejadian, informasi dan fakta material tersebut di atas tidak akan mempengaruhi kegiatan operasi, hukum, posisi keuangan dan kelangsungan usaha Perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.