Spread the love

 Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khufa Endar Parwansa dan DPRD Jatim telah menandatangani Peraturan Daerah (Perda) tentang Pembinaan Pengembangan Pondok Pesantren. Peraturan daerah ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah Bizantium baru dan mempercepat peningkatan kualitas.slot bonanza

Khafifa mengatakan Senin (6 Juni 2022) “Ke depan, Bisantrin akan semakin berperan aktif dalam pendidikan, advokasi dan pemberdayaan masyarakat di bawah program unggulan pemerintah kabupaten, Gatem Berkah.”

Dikatakannya, saat ini ada sejumlah pesantren di Jawa Timur yang lembaga pendidikannya memenuhi standar internasional, namun masih ada beberapa pesantren yang tumbuh bahkan kurang berkembang. Selain itu, ada petani yang belum terdaftar di kantor kementerian agama setempat.

“Perda ini menjamin kepastian hukum dan keadilan yang setara di mana pondok pesantren didukung oleh fasilitas pemerintah,” kata Khafifa.

Ia juga menjelaskan, perda tersebut bersumber dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 yang mengatur tentang pendidikan agama dan pondok pesantren.

Sedangkan menurut data yang tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (EMIS) Kementerian Agama, saat ini terdapat 6.651 pondok pesantren di Jawa Timur.

Raperda nantinya akan menugaskan pemerintah provinsi Jawa Timur untuk membangun sistem data dan informasi bagi petani kecil setempat.

Khofifah mengatakan melalui Perda untuk mendorong perkembangan pesantren, pesantren yang tidak terdaftar di Kanwil Kemenag Jatim bisa menggunakan fasilitas yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.