Spread the love

Jakarta – Regulasi mobil tunggal bahkan genap di Jakarta meluas hingga 26 titik atau ruas jalan. Sebelumnya, ada 13 rute dari Jalan MH Thamrin ke Jalan Gunung Sahari dilakukan dalam satu sistem genap.slot

Perluasan Solo-Double mencakup 13 titik atau bagian jalan. Dari Jalan Bento Besar Slatan sampai Stasiun Jalan Senen yang meliputi barat dan timur Jalan Salimba Raya.

Baca juga

Masa uji coba perluasan sistem tunggal dan ganda ibu kota akan dimulai Senin (202.06.06). Juga, persidangan berlanjut minggu depan.

Perluasan sistem tunggal dan ganda dilakukan oleh Dinas Perhubungan atau Ditlantas Polda Metro Jaya. Polda Metro Jaya juga bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta melalui Kementerian Perhubungan.

Menurut Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Perhubungan Polda Metro Jaya, para lajang bahkan pelanggar di 13 trayek baru tidak akan mendapatkan tiket selama masa uji coba. Namun, tiket masih berlaku untuk 13 rute sebelumnya. Setelah itu, penerbitan tiket untuk 13 rute atau titik baru akan berlaku mulai Senin (13/6/2022).

Pada trayek apa kendaraan bermotor tunggal dan genap dilakukan? Mengapa lajang dan berpasangan berkembang di Jakarta? Golongan kendaraan apa saja yang termasuk dalam pengecualian ganjil dan genap pada 26 trayek tersebut? Pelajari lebih lanjut di seri infografis berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.