Spread the love

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik signifikan sejak 30 Mei hingga 3 Juni 2022. Analis memperkirakan penguatan IHSG pekan ini didorong oleh bursa saham AS atau positif oleh Wall Street.Slot terpercaya

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disiapkan pada Sabtu, 6 April 2022, IHSG naik 2,23% selama sepekan menjadi 7.182.961 dari pekan sebelumnya di 7.026,25. Permodalan Bursa meningkat dari 30 Mei hingga 3 Juni 2022 setelah konsolidasi IHSG.

Kapitalisasi pasar saham meningkat 1,61% menjadi Rs.9406,9 triliun. Kapitalisasi pasarnya meningkat Rp 148,81 triliun dari Rp 9258,90 triliun pada pekan lalu.

BEI juga mencatatkan kenaikan tertinggi pada nilai perdagangan harian rata-rata mingguan sebesar Rp 22,39 triliun, naik 45,53% dari Rp 15,38 triliun pada minggu sebelumnya.

Rata-rata volume perdagangan harian bursa juga meningkat 38,30% menjadi 27,713 miliar lembar saham dari 2039 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Rata-rata volume perdagangan harian bursa meningkat 10,45% menjadi 1.549.235 dari 1.402.599 pada akhir pekan lalu.

Investor asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp 315,5 triliun pada Jumat, 3 Juni 2022. Sepanjang 2022, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 65.723 miliar.

Hrditia Wikasana, Analis BTMNC Securitas, mengatakan penguatan IHSG lebih banyak dipengaruhi oleh pergerakan global, khususnya pasar saham AS yang positif. Seminggu lagi, pembelian investor asing sebesar Rs 6,12 triliun terangkat ke level IHSG.

Saat dihubungi Liputan6.com melalui SMS, dia mengatakan: “Ke depan, peluang integrasi IHSG masih terbatas dan dapat dimodifikasi.”

Sebelumnya, Indeks Saham Gabungan (IHSG) tetap hijau pada perdagangan saham Jumat (3/6/2022). Investor asing juga melakukan aksi di semua pasar dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat.

Pada penutupan perdagangan, Indeks IHSG naik 0,48% menjadi 7.182,96. Indeks LQ45 naik 0,35% menjadi 1.043,54. Kebanyakan indikator standar berwarna hijau. Hingga akhir pekan, IHSG sempat mencapai high di 7.233,99 dan terendah di 7.170,69. Sebanyak 245 saham menguat dan IHSG tetap hijau. Sementara itu, 280 saham bearish dan 167 saham diam.

Jumlah total perdagangan adalah 1.519.682, dan volume perdagangan adalah 35,7 miliar saham. Nilai transaksi harian adalah Rp 18,7 triliun. Investor asing membeli 316,5 miliar saham di semua pasar. Posisi Dolar AS terhadap Rupee berada pada kisaran 14.375.

Di pasar perdagangan, perdagangan besar dicatat untuk saham MARK dan BRMS, dengan harga Rs 1.200 per saham untuk saham MARK senilai Rs 1,6 triliun di pasar negosiasi. Sementara itu, saham BRMS diperdagangkan pada Rs 226 per saham seharga Rs 1,4 triliun.

Berdasarkan sektornya, sebagian besar sektor saham menunjukkan tren yang kuat namun kemudian menunjukkan pelemahan. Sektor ekuitas IDXhealth mencatat koreksi terbesar, turun 1,86%. Diikuti oleh IDX Transport Equity Sector Index sebesar 0,87%, IDXbasic Equity Sector Index sebesar 0,36%, IDX Aperiodic Equity Sector Index masing-masing sebesar 0,30% dan IDXproperty Equity Sector Index masing-masing sebesar 0,03%.

Sementara itu, indeks saham IDXenergy naik 1,41%, mencatatkan kenaikan terbesar. Disusul oleh indeks saham sektor industri BEI yang naik 0,82%, dan indeks sektor saham IDXtechno yang naik 0,45%.

Pasar saham Asia sebagian besar lebih tinggi. KOSPI Korea naik 0,44%, Nikkei Jepang naik 1,27%, dan Singapura 0,15%.

Sebelumnya, Indeks Saham Gabungan (IHSG) menguat pada 23-27 Mei 2022. Bahkan, IHSG sempat kembali ke 7000.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disiapkan pada Sabtu, 27 Mei 2022, IHSG tercatat 7.026,25, naik 1,56% dari kisaran pekan sebelumnya 6918,14 untuk periode 23-27 Mei 2022. , 17% untuk minggu ini di Rs 9258,09 triliun. Kapitalisasi pasar meningkat Rs 10747 triliun dari 9150,62 triliun rupee minggu lalu.

Rata-rata frekuensi perdagangan harian bursa turun 9,25% dari Rp16,95 triliun pada akhir pekan lalu menjadi Rp15,38 triliun. Kemudian, rata-rata volume perdagangan harian bursa pekan ini turun 11,40% menjadi 20,03 miliar lembar saham dari 22,61 miliar lembar saham yang ditutup pekan sebelumnya.

Investor asing melakukan pembelian sebesar Rp1,37 triliun pada Jumat, 27 Mei 2022. Dengan demikian, sepanjang 2022, investor asing mencatatkan pembelian sebesar Rs 64,52 triliun.

Hurdita, Analis PT MNC Sekuritas, mengatakan IHSG dalam sepekan dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk optimisme investor terhadap kuatnya ekonomi AS di tengah langkah-langkah penghematan The Fed.

Herdetia mengatakan minggu depan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk konsolidasi, namun tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian yang wajar. “Saya perkirakan pergerakan IHSG akan kuat,” katanya seraya menambahkan, “Data inflasi Indonesia akan dirilis minggu depan.”

IHSG mengharapkan support di 6800 dan resistance di 7040.

Leave a Reply

Your email address will not be published.