Spread the love

Surabaya – Penangkapan tidak kompeten Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Itung Isnani Hidayat telah dimulai di Rutan Tingkat Pertama Surabaya di Meding.live kasino

Zeroji, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Korporat Jawa Timur, membenarkan tidak ada perlakuan khusus terhadap Lee Tong S.

Zero-Gi mengatakan pada Selasa, 6 Juni 2020, “Selama epidemi, orang tersebut (Lee Tong) harus terlebih dahulu memasuki ruang isolasi sesuai dengan prosedur operasi standar untuk penerimaan narapidana.”

Ruang isolasi merupakan ruang isolasi khusus untuk pengendalian Covid-19. Seperti narapidana lainnya, Etung dikarantina selama 7 hingga 14 hari. “Semua narapidana harus diperlakukan sama, tanpa diskriminasi,” kata Zerogi.

Karutan Surabaya Wahyu Hendrajati mengatakan pihaknya mengantarkan Itong sekitar pukul 11.00 WIB. Etung, JPU KPK Yossi A. Herlampang dan tim pengantar yang ditahan. Wahuo berkata, “Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, saya langsung menuju ruang karantina.

Pihaknya juga bekerja sama dengan KPK untuk kesehatan Etong. Jadi, jika masalah kesehatan muncul di kemudian hari, kita bisa mengambil tindakan.

“Dokter Lapas menghubungi KPK untuk memastikan layanan medis kami memenuhi kebutuhan mereka yang terlibat,” kata Wahue.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Martin Genting mengaku pihaknya masih syok dengan penangkapan sebelumnya terhadap Hakim Aitung Esnaini Hidayat dan penulis oleh KPK.

Genting juga mengaku pihaknya belum mengetahui pasti kasus apa yang menjerat hakim dan staf Eatung.

Pada Kamis, 20 Januari 2022, dia berkata, “Penangkapan telah dikonfirmasi. Insiden itu masih belum diketahui semua orang karena semua orang terkejut.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.