Spread the love

 Gorontalo – Jangan menyerah. Kata tersebut sangat mudah disematkan pada seorang pemuda di Gorontalo yang berinisial RAPM (18). Warga Gorontalo ini, yang baru saja dibebaskan dari penjara dalam kasus yang sama, kembali mencuri.deposit pulsa

Kali ini polisi harus melawan dan melumpuhkan RAPM yang langsung berusaha kabur saat ditangkap. Peluru panas harus ditempatkan di betis kiri.

Baca juga

Dari hasil pemeriksaan polisi, Kantor Regional Asia Pasifik mengaku menggelapkan 23 lokasi. Dia mencuri semua barang berharga dari ponsel, sepeda motor, TV dan PlayStations.

“Pelaku sering beraksi di wilayah kota Gorontalo dan beberapa di antaranya berada di wilayah Kabupaten Gorontalo,” kata Epto Noval Seno, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gorontalo.

Dia menjelaskan bahwa dia melakukan RAPM sendirian dan tidak dengan orang lain saat dia bekerja. Sementara itu, uang hasil penjualan barang curian terbuang percuma.

“Tapi kami akan terus menyelidiki masalah ini,” katanya, menambahkan, “Apakah benar pelakunya bekerja sebagai artis solo atau itu hanya alasan?”

“Saat proses penangkapan, pelaku sempat melawan petugas polisi. Oleh karena itu, pelaku harus dilumpuhkan dengan peluru panas dengan ketegasan dan kehati-hatian,” imbuhnya.

Barang bukti berupa tiga tabung gas dari tangan pelaku disita dari sebuah rumah di Kota Gorontalo. Tidak hanya tabung gas, tetapi juga barang berharga seperti televisi dan telepon genggam.

Dia melanjutkan, “Berdasarkan laporan, kami dapat segera melacak RAPM dan akhirnya menangkapnya,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.