Spread the love

 Jakarta PT Garuda Indonesia PKP (Persero) Tbk mengungkapkan rencana perdamaian krediturnya. Tim Pengelola Penangguhan Kewajiban Utang (PKPU) juga telah merilis daftar obligasi tetap (DPT).slot judi gacor

Diketahui, PKPU Garuda Indonesia akan berakhir pada 20 Juni 2022. Sementara itu, 17 Juni dikenal sebagai waktu puncak pemungutan suara kreditur.

Proposal perdamaian yang diajukan berisi beberapa proposal untuk menyelesaikan kewajiban bisnis dan saat ini sedang dilaporkan kepada kreditur untuk penyelidikan lebih lanjut.

Direktur Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan usulan perdamaian yang diajukan merupakan rencana restrukturisasi yang akan terus dibahas dan diselesaikan dengan seluruh kreditur.

Proposal tersebut mencakup beberapa proposal untuk mengatasi kewajiban bisnis di bawah rencana perdamaian.

Hal ini terutama berkaitan dengan penyelesaian kewajiban bisnis melalui arus kas operasi, konversi nilai utang menjadi ekuitas, dan penyesuaian persyaratan pembayaran jangka panjang baru untuk periode jatuh tempo tertentu.

Ini juga menyediakan instrumen restrukturisasi dalam bentuk surat utang baru dan ekuitas. Rencana restrukturisasi yang diusulkan akan direkonsiliasi ke dalam kelompok-kelompok kreditur yang diklasifikasikan menurut nilai kewajiban usaha dan jenis usaha untuk masing-masing kreditur.

Terkait instrumen restrukturisasi, baik berupa surat utang baru maupun saham, Garuda akan menawarkan untuk melikuidasi kewajiban usahanya.

Khususnya lessor, financial lessor, seller maintenance, repair and overhaul (MRO), produsen pesawat terbang dan kreditur lainnya dengan tagihan lebih dari 255 juta rupiah.

Program ini dilaksanakan melalui penerbitan surat utang baru senilai $800 juta dan modal ekuitas sebesar $330 juta.

Tentu saja, rekonsiliasi penawaran umum sekuritas hutang dan ekuitas dengan nilai-nilai ini akan berlanjut seiring dengan berkembangnya negosiasi dan komunikasi dengan kreditur yang termasuk dalam kriteria penerimaan sekuritas hutang dan ekuitas.

Diharapkan para kreditur yang menyetujui proses PKPU akan mendukung proses perdamaian dalam pemungutan suara reguler. Maka nasib Garuda Indonesia akan ditentukan.

“Terima kasih, kreditur, atas dukungan Anda. Dukungan dalam segala bentuknya sangat berarti bagi upaya kami untuk mengembalikan Garuda ke bisnis yang lebih sehat, adaptif dan memberikan landasan bagi kolaborasi bisnis yang meningkatkan nilai semua. mitra bisnis masa depan. Panorama.”

Departemen BUMN memastikan saham pemerintah tetap 51% meski PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) melakukan double entitlement issue.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan dalam rapat kerja dengan Komisi VI Republik Demokratik Kongo pada Selasa (6 Juli 2022) PT Garuda Indonesia Tbk akan melanjutkan gugatan hak.

Ketika penangguhan kewajiban pelunasan utang (PKPU) mencapai tahap perdamaian, diterbitkan hak korporasi.

“Jika operasi PKPU dapat membawa kedamaian dan kerukunan, kami akan melanjutkan dengan dua rights issue,” kata Teko.hal, ”katanya. . ini.

Penerbitan hak publikasi kedua untuk Garuda Indonesia diperkirakan akan berlangsung sekitar kuartal keempat tahun 2022. Saat itu, dana tambahan dari investor strategis akan dimasukkan.

Selain Garuda Indonesia, sejumlah BUMN berencana melakukan penambahan modal. Salah satunya adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang terlibat dalam pengalihan saham pemerintah PT Semen Baturaja (Persero) kepada Semen Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.