Spread the love

 Jakarta – PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) menargetkan omzet Rp 100 crore selama 2022. Tujuan tersebut menyiratkan beberapa faktor, salah satunya adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.daftar judi

Kevin Jung, Presiden Direktur PT Harapan Duta Pertiwi Tbk, dalam keterangan resminya, Rabu (1) “Kami optimistis penjualan pada 2022 akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Marketing sales diperkirakan sekitar Rs 100 miliar”/ 6/2022).

Per April 2022, Harapan Duta Pertiwi mencatat sekitar Rp 43,5 miliar aplikasi yang diterima. Bahkan, selama kuartal I 2022, perseroan mencatatkan laba rugi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Target kami di tahun 2022 adalah agar perusahaan bisa berbuat lebih baik lagi untuk mendapatkan keuntungan,” kata Kevin.

Salah satu faktor pendukung optimisme perseroan tahun ini adalah respons pemerintah terhadap pandemi COVID-19 yang terus membaik. Hal ini tercermin dari membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional.

Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,01% pada triwulan I 2022. Pada saat yang sama, kenaikan tajam harga batu bara tercatat. Itu akan menjadi sekitar $250/ton pada tahun 2021, dan sekitar $300-450/ton sekarang. Harga nikel yang kemudian akan dicatatkan di London Metals Exchange (LME) pada akhir tahun 2021 adalah $20.045 per ton, menurut data Barchart senilai $26.449 per ton.

Namun Kevin mengatakan perusahaan juga menghadapi tantangan rantai pasokan truk. Namun, perusahaan memiliki beberapa strategi untuk meningkatkan penjualan pada tahun 2022.

Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) menyetujui penambahan direksi dengan pengangkatan Adrianus Eka Putra.

Dengan penambahan pengurus ini, perseroan optimistis penjualan bisa tumbuh sekitar 15-20% pada 2021.

Ia menambahkan, permintaan bodi mobil mulai menurun pasca pandemi COVID-19 tahun lalu. Permintaan di sektor logistik dan pertambangan semakin meningkat.

“Permintaan sektor pertambangan sejalan dengan kenaikan harga batu bara di pasar global,” kata Kevin.

Sementara itu, Adrianos yang baru saja diangkat sebagai direktur perseroan mengatakan, berdasarkan pengalamannya, industri bodi masih memiliki potensi. Permintaan datang dari sektor swasta dan instansi pemerintah.

Adrianos mengatakan, ”Permintaan dari pemerintah dan swasta memiliki komposisi yang seimbang.

Ia menilai optimisme industri tubuh menyusul respons pemerintah terhadap pandemi COVID-19, termasuk program vaksin. Keberhasilan penanganan masalah kesehatan akan mempengaruhi pemulihan ekonomi, termasuk di sektor industri tubuh.

Berikutnya, tangki ekspansi tinggi, mixer semen, kotak sayap, dan kotak baja untuk kapal tanker logistik. Selain trailer untuk pengangkutan peti kemas, derek yang dapat memuat sendiri untuk mengangkut alat berat dan banyak produk rekayasa kelas atas lainnya.

Komite:

Komisaris Utama: Lo Ki Bong

Komisaris Independen: Seehul Siyajian

Grup sutradara:

Direktur Pelaksana: Kevin Jong

Sutradara: Rosley Johana

Sutradara: Nathan Octavian Wangsaderza

Sutradara: Adrianus Ekaputra

Leave a Reply

Your email address will not be published.