Spread the love

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan korupsi pengadaan proyek PT Amarta Karya (Persero) tahun anggaran 2018-2020.gacor kasino

Sengketa antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu sudah sampai pada tahap penyidikan setelah KPK selesai mengumpulkan informasi selama proses penyidikan.

Menanggapi hal tersebut, PT Amarta Karya (Persero) mengaku siap untuk go public terkait proses penyidikan tersebut.

Sekretaris Perusahaan PT Amarta Karya (Persero) Antony Ramdhan mengatakan, manajemen AMKA mendukung penuh program anti KKN dan siap bekerja sama dengan KPK secara transparan dan bertanggung jawab.

Dalam keterangannya, Jumat (17/6/2022), pihaknya juga menerapkan sistem preventif di lingkungan perusahaan.

Menurutnya, AMKA yang kini berada di bawah kepengurusan baru ini menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Salah satu penerapannya adalah pembentukan Tim Pencegahan Pengaduan dan Whistleblower System (WBS).

Selain itu, kami bekerja sama dengan kepala kejaksaan untuk urusan perdata untuk mencegah kemungkinan korupsi di masa depan.

AMKA saat ini sedang berbenah diri melalui restrukturisasi di bawah manajemen PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur Indonesia.

Menurut dia, proses penyidikan yang dilakukan di KPK tidak mengganggu proses kelangsungan bisnis perusahaan.

Anthony mengatakan: “Proses investigasi ini tidak akan mengganggu operasional bisnis perusahaan, karena AMKA serta prinsip-prinsip GCG akan diprioritaskan dan akan terus ada untuk pembangunan infrastruktur Indonesia sesuai dengan nilai inti BUMN AKHLAK.” .

Anthony mengatakan, proses penelitian itu dilakukan secara otodidak bagi perusahaan dalam ranah tata kelola perusahaan yang baik.

Oleh karena itu, AMKA ingin menjadi perusahaan yang bersih dan berkelanjutan dengan tetap menjaga profitabilitas dan daya saing.

“PT Amarta Carria (Persero) siap transparan dengan ECC untuk mengutamakan nilai-nilai GCG dan keberlanjutan perusahaan,” tambahnya.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Ali Picri secara singkat menyatakan bahwa itu adalah modus terkait kegiatan ilegal dalam melakukan proyek tiruan.

Selain menaikkan kasus ke tahap penyidikan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah menetapkan salah satu pihak sebagai tersangka.

Amarta Karia terlibat dalam pembangunan Bukit Khwarizm di Sukabumi, Jawa Barat tahun lalu.

AMKA juga sedang mengerjakan proyek pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi DKI (Kejati) Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.