Spread the love

Jakarta – Perombakan kabinet pemerintahan Majo Indonesia atau isu perombakan kabinet kembali menuai kontroversi.

Menurut kabar yang beredar, Presiden Joko Widodo akan merombak kabinetnya pada Rabu, 15 Juni 2022.judi pulsa

Hari ini juga bertepatan dengan Rabu Fahin dalam penanggalan Jawa.

Seperti diketahui, Jokowi telah beberapa kali berkumpul kembali dan menjadi tuan rumah momen penting lainnya pada Wednesday Paching atau pada Wednesday Phones.

Selama dua tahun menjabat Wakil Presiden Maruf Amin, tampak Jokowi telah dua kali mengangkat menterinya, pada akhir 2020 dan pertengahan 2021.

Sementara itu, dalam pemerintahan pertamanya bersama Yusuf Kala di dewan kerja, Jokowi mengalami empat kali pergantian.

Berikut daftar menteri yang diganti sejak Jokowi menjabat pada 2014.

ukuran edit pertama

Pada reshuffle kabinet pertama, Jokowi merevisi susunan kabinet kerja, menggantikan lima menteri (termasuk tiga menteri koordinator) dan satu sekretaris kabinet.

Helouhut Bensar Panjitan, mantan Kepala Staf Presiden menggantikan Tejo Eddy Bordigatno, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Minku Bulukam).

Mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian atas nama Sofyan Jalil.

Rizal Ramli yang menjabat Menteri Koordinator Perekonomian Presiden Abdurrahman Waheed, menggantikan Endroyono Susilo sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

Thomas Lembong, mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), menggantikan Rashad Gobel sebagai Menteri Perdagangan.

Pramono Anung, yang menggantikan Andy Widjajanto sebagai Menteri Luar Negeri.

Sofian Jalil yang sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Perekonomian diberhentikan sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Presiden Babinas dan menggantikan Andrenov Chaniago.

ukuran penyesuaian kedua

Kurang dari setahun kemudian, pada 27 Juli 2016, Jokowi kembali melakukan perombakan kabinet kedua.

Pasalnya, ada dua parpol yang kemudian bergabung dengan pemerintahan Jokowi: PAN dan Golkar.

Dua politisi dari kedua partai juga mengamankan posisi di reshuffle kabinet jilid kedua, Airlangga Hartarto (Golkar) dan Asman Abner (PAN).

Dalam Amandemen Kedua ini, banyak menteri yang diganti dan masa jabatannya habis.

Contohnya Anis Baswedan yang sebelumnya menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Setelah reorganisasi kabinet kedua, komposisi menteri pria dan wanita adalah 33 banding 9 atau 4 banding 1.

Wiranto menggantikan Luhut Bensar Panjitan sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

Luhut Bensar Pandjetan, sebelumnya Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, telah digantikan oleh Rizal Ramli sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro yang direlokasi.

Bambang Brodjonegoro digantikan sebagai Menteri/Presiden Perencanaan Pembangunan Nasional di Bappenas.

Ia kemudian menggantikan Sufyan Jalil yang kembali digantikan oleh Jokowi.

Sofyan Jalil dilantik Jokowi menjadi Menteri Pertanian dan Penataan Ruang/Direktur Kementerian Dalam Negeri.

Eko Putro Sangoyo diangkat menjadi Menteri Pembangunan dan Imigrasi Desa, Daerah Tertinggal.

Dia menggantikan sesama anggota partai Marwan Jaafar di PKK.

Budi Karia Sumadi adalah Menteri Perhubungan yang sebelumnya dijabat oleh Ignacios Gonan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang sebelumnya dijabat Anis Baswedan digantikan oleh Muhajir Effendi.

Enggartiasto Lukita diangkat menjadi Menteri Perdagangan atas nama Thomas Lembong yang dimutasi oleh Jokowi.

Sementara itu, Thomas Limpong digeser sebagai Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Frankie Ciparani.

Politisi Golkar Erlanga Hartarto menggantikan Saleh Hussain sebagai Menteri Perindustrian.

Asman Abnur, politisi yang mewakili Partai Aksi Nasional, diangkat menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang sebelumnya dijabat oleh Yudi Krisnandi.

Archendra Tahir juga masuk dalam daftar kabinet, menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atas nama Sudirman Saeed.

Namun, Jokowi diberhentikan dengan sopan oleh Jokowi karena kontroversi kewarganegaraan ganda hanya 20 hari setelah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Pasalnya, Archandra Tahar telah tinggal di AS selama 20 tahun dan diduga memegang paspor AS.

Luhut Binsar Panjaitan menjadi Pelaksana Tugas (Pj) Administrator (PLT) karena jabatan Menteri ESDM menjadi lowong.

Pada 14 Oktober 2016, Jokowi mengangkat Ignacios Gonan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sementara itu, Arkandra Tahir ditunjuk sebagai Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Amandemen 3 Ukuran

Selain itu, pada 2018, Jokowi tercatat tiga kali menggantikan beberapa menteri.

Misalnya, mantan menteri sosial Khufa Indar Parawansa dipindahkan ke Idros Marham, politisi dari Golkar.

Khfefa diketahui telah mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Timur pada Pemilihan Umum Gubernur Jawa Timur 2018.

Pada 17 Januari 2018, Edros Marham dilantik oleh Jokowi, dan Moeldoko menggantikan Teten Masduki sebagai Kepala Staf Presiden.

Namun, pada 24 Agustus 2018, Edros Marham dicopot dari jabatannya setelah satu tahun menjabat dan digantikan oleh mitra partai Agus Gumiwang Kartasmita.

Pasalnya, Edros Marham ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PLTU Riau-1 yang ditangani KPK.

Jokowi juga mengangkat Kumjen Paul Siafreddin sebagai Menteri Pemberdayaan Negara dan Reformasi Birokrasi.

Sefereddine menggantikan Asmane Bannour yang mengundurkan diri setelah PAP tidak mendukung Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019.

Ukuran Amandemen Keempat

Pada periode keduanya, Jokowi kembali merombak menteri-menteri yang mendampinginya selama setahun terakhir.

Salah satu alasannya adalah karena ada dua Menteri Jokowi yang ditangkap oleh Republik Rakyat Demokratik Korea dalam jarak berjalan kaki.

Mereka adalah Edhi Prabowo, Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Julliari Kaul, Menteri Sosial.

Selain mengisi kekosongan di dua kementerian tersebut, Jokowi mengganti beberapa menteri dengan yang baru.

Perdana Menteri Jokowi mengangkat enam menteri baru pada 22 Desember 2020 dan mulai menjabat pada hari berikutnya.

Wali Kota Surabaya Tree Rismaharini menggantikan Juliyari Batubara sebagai Menteri Sosial.

Pada Pilpres 2019, mantan wakil gubernur DKI Jakarta dan mantan calon wakil presiden Sandiaga Ono diangkat menjadi Menteri Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Pariwisata, menggantikan Wishnutama Kusubandio.

Budi Gunadi Sadkin yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dialihkan menjadi Menteri Kesehatan dan menggantikan Terawan Agus Putranto.

Sebelumnya dimiliki oleh Fakhr al-Razi, Wazir al-Din digantikan oleh Yakut Shalil Qamas, manajer umum badan eksekutif pusat, GP Ansor.

Selain Bodhi Gunadi Sadiqin, ada juga tokoh Sakti Wahyu Teringono yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertahanan.

Saat ini dia menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan atas nama Edhi Prabhuo.

Terakhir, ada Mohamed Lutfi, di mana Agus Subarmanto sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perdagangan.

Mohamed Lutfi, Menteri Perdagangan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Leave a Reply

Your email address will not be published.