Spread the love

Dilaporkan pada Selasa (14/6/2022) bahwa mantan Wali South Bouton La Ode Arusani telah dikeluarkan dari pesawat karena membuat lelucon bom.slot aztec

La Ode Arusani akan berangkat dari Bandara Betuambari di Kota Baubau, Negara Bagian Sulawesi Tenggara (Sultra), menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Namun di dalam pesawat, Aoudi Aroussani terdengar bercanda dengan teman-temannya dan mengatakan ‘bom sabun’.

La Rano, Kepala Bidang Teknis, Operasi, Keamanan, dan Pelayanan Darurat UPBU Betoambari Baubau, dalam konfirmasi, Selasa, mengatakan, “Penumpang Wings Air yang menggantikan La Ode Arusani sekitar pukul 09.10 WITA bercanda soal bom sabun dengan teman-temannya. di dalam pesawat (2022-06-14)

“Ya, pramugari tidak menerima ini, jadi saya turun dari pesawat,'” tambahnya.

Kejadian serupa terjadi di beberapa negara dalam beberapa tahun terakhir, tidak hanya di Indonesia.

Selandia Baru – 2020

Pada 24 Agustus 2020, seorang penumpang turun dari pesawat yang bersiap terbang dari Whangarei ke Auckland, Selandia Baru setelah seorang penumpang bercanda bahwa seorang kerabat telah memuat bom.

Air New Zealand menekankan “potensi masalah keamanan” dan menerapkan protokol keselamatan.

Keluarkan penumpang dan bagasi dari pesawat.

Telah dikonfirmasi bahwa polisi dikirim ke ‘kasus di mana orang lain didakwa memiliki bom’.

Seorang petugas polisi berkata, “Saat polisi menggeledah properti dan kabin Tuan A, tidak ada yang perlu ditakutkan.” Bicaralah dengan polisi.

Michael Chubb, direktur Bandara Regional Whangarei, mengatakan insiden itu adalah pengingat bahwa tidak boleh ada humor dalam hal keselamatan dan perjalanan udara.

“Tampaknya kerabat salah satu penumpang bercanda, tapi itu tidak benar,” kata Chubb kepada Newshub.

Bulgaria – 2015

Bahkan lelucon tentang bom dapat menyebabkan pendaratan darurat.

Pada November 2015, sebuah penerbangan dari Warsawa ke Mesir melakukan pendaratan darurat di Bulgaria setelah seorang penumpang memuatnya dengan sebuah bom.

Sebuah Airbus A320 dari maskapai Polandia Small Planet mendarat di kota Burgas di Laut Hitam sesaat sebelum fajar, pihak berwenang mengatakan 161 penumpang dan awak semuanya selamat dievakuasi.

Jaksa mengatakan seorang warga Polandia berusia 67 tahun memberi tahu kru tentang kemungkinan bom yang dia miliki di pesawat.

Dia kemudian ditangkap dan menghadapi hukuman 15 tahun penjara.

Seorang juru bicara polisi mengatakan penumpang itu mengaku minum.

Amerika Serikat – 2021

Pada September 2021 di Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood, Florida, seorang wanita ditangkap setelah mengakui dia membawa bom di tasnya.

Seperti yang dilaporkan USA Today, Marina Verbitsky yang berbasis di Chicago tiba terlambat dan tertinggal di pesawat.

Wanita itu kesal karena dia, suaminya, dan anak-anaknya tidak bisa naik ke pesawat.

Setelah petugas mengatakan kepadanya bahwa dia tidak bisa lagi naik pesawat karena sudah menabrak landasan.

Kemudian wanita itu mengatakan ada bom di tas yang sudah ada di pesawat.

Deputi Kantor Sheriff Broward County menanggapi ancaman bom dengan serius dan petugas segera menyelidikinya.

Selama penyelidikan, pesawat itu berbelok dan penumpang dievakuasi.

Kemudian, petugas menemukan bahwa tidak ada bahan peledak di dalamnya.

Verbitsky kemudian ditangkap dan didakwa dengan laporan palsu penyebaran bom, bahan peledak, atau senjata pemusnah massal.

India – 2018

Dia tidak hanya membuat lelucon tentang bom, tetapi juga lelucon tentang teroris, mengancam akan turun dari pesawat.

Menurut The Independent, seorang penumpang maskapai India ditendang dari pesawat setelah meletakkan sapu tangan di wajahnya untuk membuat lelucon teroris di Snapchat pada 2018.

Kargo Yogvedent Poddar diturunkan setelah penumpang lain memberi tahu kru bahwa mereka mengirim pesan yang berisi kata-kata seperti “teroris” dan “hancurkan”.

Dan keterangan foto yang dikirimnya melalui Snapchat berbunyi: “Teroris di jalan, kamu menghancurkan hati seorang wanita.”

Lelucon Poddar menjadi bumerang baginya.

Dia ditendang dari penerbangan Jet Airways dari Kolkata ke Mumbai dan ditangkap oleh polisi.

(, T-ara Shellavi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.