Spread the love

Rejang Lebong – Sebanyak 13 siswa dinyatakan putus sekolah dari sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.gacor kasino

Jumlah siswa SMK daerah yang mengikuti ujian kelulusan tahun ini sebanyak 1.477 dari 7 SMK negeri dan 7 SMK swasta. katanya hari sabtu

Baca juga

“Wisuda siswa kelas 12 SMK negeri dan swasta diumumkan pada Jumat sekitar pukul 17.00 WIB. Tiga belas siswa yang terdaftar ditolak,” katanya.

Dijelaskan, siswa yang ditolak sekolah ini berasal dari 6 sekolah diantaranya SMKN 2 Les Genre Bones, disusul 3 SMKN 5 Les Genres.

Juga 5 dari SMKS 1 Rejang Lebong dan 2 dari SMKS 2 Rejang Lebong. Kemudian satu dari SMKS 5 Rejang Lebong dan satu dari SMKS 6 Rejang Lebong.

Dikatakan bahwa alasan saya ditolak di sekolah ini bukan karena saya gagal ujian sekolah, tetapi karena saya putus sekolah (DO), tetapi saya terdaftar sebagai peserta tes tingkat SMK di sekolah 2021/2022. tahun.

Ia mengimbau para mahasiswa yang mengaku tidak membesar-besarkan perayaan dengan memindahkan mobil atau mencoret-coret pakaian. Karena lelucon yang bisa mereka derita, pakaian mereka bisa diberikan kepada mereka yang membutuhkan dari kelas bawah.

Asep Suparman yang saat itu juga menjabat sebagai ketua SMKN 1 Rejang Lebong bangga mengetahui banyak siswa profesional yang lulus dari sekolah ini baik langsung bekerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.