Spread the love

Mantan Menteri Minpura Roy Suryo membeberkan mengapa unggahan foto Stupa Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Jokowi dihilangkan untuk menghindari kesalahpahaman publik.situs tergacor

Roy Suryo juga mengungkapkan bahwa unggahan itu terputus karena masalah retorika yang menempatkan tiket masuk candi Borobudur hingga Rs 750.000 di garis keturunan.

“Makanya orang-orang menghapus postingan lama hingga persoalan (wacana tarif Candi Borobudur) dicabut,” kata Roy saat dihubungi, Rabu. Juni 2022).

Selain itu, Roy Soriot mengatakan unggahannya menimbulkan provokasi di beberapa elemen.

Jadi dia memimpin dalam pembongkaran stupa Borobudur yang berisi wajah Jokowi.

“Jadi saya telah melihat upaya untuk memprovokasi nama samaran orang ini (BuzzerRp), karena reaksi sebenarnya akan terjadi beberapa hari yang lalu.

Selain menanggapi fakta bahwa namanya menjadi topik populer di Twitter, Roy melihat ini sebagai pengelakan masalah oleh orang-orang tertentu.

Masalah biasanya dikomunikasikan untuk sejumlah masalah terkini. Padahal, inilah tantangan Elemen (BuzzerRp) selama ini.”

Namun, Roy tidak berkomentar lebih jauh terkait hal tersebut.

“Sebagai warga negara yang taat hukum, saya akan mengambil langkah konkret untuk memastikan bahwa masalah ini jelas dan proporsional dan tidak disesatkan oleh orang-orang ini (BuzzerRp),” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, nama Roy Suri menjadi trending topic di Twitter hari ini (15/6/2022).

Semua bermula pada Jumat (10/6/2022) ketika Roy Suryo mengunggah foto Candi Borobudur yang menyerupai Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke akun Twitternya @KRMTROySuryo2.

Dalam unggahannya, ia mengunggah dua gambar stupa Borobudur yang dibebaskan dan menggantinya dengan wajah Jokowi.

Dia juga memicu kemarahan masyarakat dengan tweeting tentang pidatonya menaikkan harga tiket ke Candi Borobudur menjadi Rs 750.000.

Menurutnya, retorika soal kenaikan harga tiket Candi Borobudur memicu kreativitas di kalangan warganet.

Salah satunya membebaskan Candi Borobudur dengan wajah Jokowi.

“Tweet itu ringan selama akhir pekan. Menanggapi protes atas rencana kenaikan harga untuk (layak) menunda harga tiket Candi Borobudur (dari 50rb) menjadi 750.000 (tepat), banyak netizen kreatif membuat salah satu perubahan berikut: Menaranya ada di Borobudur. Itu stupa terbuka yang terkenal. Asyik. Ini tiga kali AMBYAR,” tulis Roy Suryo.

Selain itu, foto tersebut menjelaskan mengapa harga tiket ke Candi Borobudur naik karena digunakan sebagai dana tambahan untuk pembangunan ibu kota Indonesia (IKN).

Gambar kedua berbunyi, “Ada patung dewa baru di stupa Candi Borobudur.”

Dengan postingan ini sebagai peluang, nama Roy Suryo menjadi topik hangat akhir-akhir ini dengan tagar #TangCopRoySurio.

Sekitar waktu itu, Roy Suriyo menghapus postingan tersebut dan menyatakan alasan penghapusannya dalam sebuah cuitan pada Selasa, 14/06/2202.

“Jelas ada dua novel asli,” katanya.

Hingga Rabu 08:22 WIB, tagar #TangkapRoySuryo menjadi trending topic di Twitter dengan 10,5 ribu tweet.

Netizen pun meninggalkan beragam komentar terkait perilisan foto Roy Sorio tersebut.

@bring berkata, “Kalau polisi bisa segera menghubungi pemilik Rendang Barbie hanya karena bumbu rendang babi, akan mudah untuk memanggil Loisoryu dan menghina umat Buddha dan Jokowi.”

“Proses hukum Royso-ryu… Kalau dengar dari Humas Polri, Tim Reserse Kriminal Polri, dan Tim Investigasi Cyber, ayo sebarkan. pejabat publik bisa menghina kepala negara. RT…” @soen_cak .

“Mereka yang menodai agama harus dihukum agar tidak melakukan agresi terhadap agama lain. Keadilan dimulai di sini. Pejabat publik harus mematuhi hukum dan harus siap menerima kesalahan jika terbukti bersalah. Hukuman,” kata @anakLolina2.

(/ John Listio Boruto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.