Spread the love

Jakarta – Pajak ilegal yang menyamar sebagai pemungutan pajak telah diadakan di Pusat Perbelanjaan Mangga Dua di Padmangan, Jakarta Utara.

Pemilik showroom mobil di pusat perbelanjaan Mangga Dua mengeluhkan pajak ilegal ini pada Rabu (22/6/2022).togel online

Seorang perwakilan dari Auto Show Owners Association dituduh meminta pajak ilegal pada dealer untuk mendapatkan keuntungan besar.

Seorang dealer, YN, mengatakan pria itu telah mengumpulkan 100.000 rupee dalam pajak ilegal atas mobil yang dijual di pusat perbelanjaan.

Dan YN Agency mengatakan kepada staf media pada Rabu (22/6/2020) bahwa “Sementara 100.000 rupee ditarik untuk mobil pertama, jumlah mobil hampir 3.000 rupee, mencapai ratusan juta dolar per bulan”.

Dalam prosesnya, Pak A menyimpulkan bahwa dia telah mencuri uang dari pemilik ruang pameran untuk membayar pajak nasional.

Pemilik showroom kemudian memutuskan bahwa anggota masyarakat melanggar aturan karena mereka tidak memiliki wewenang untuk memungut pajak.

Apalagi diler mobil Mangga Dua sudah memiliki tagihan pajak sendiri.

Wai berkata, “Jadi uang itu dianggap sebagai uang untuk pembayaran pajak. Tidak ada rekening yang jelas, tapi yang paling penting adalah menarik 100.000 rupee per mobil,” kata Wai.

Terkait hal itu, YN mengabarkan, mulai tahun 2020 perwakilan pemilik showroom melaporkan pemerasan ke Polda Metrojaya.

YN berharap aparat penegak hukum dapat segera menindak secara cepat dan tegas para pelaku atas dugaan pelanggaran tersebut.

Artikel ini diposting dengan judul Pemilik showroom Mangga Dua mengeluh tentang pemerasan dari serikat pekerja. Dikenakan Biaya Rp 100.000 Per Mobil,

Leave a Reply

Your email address will not be published.