Spread the love

 Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan aplikasi PeduliLindung tidak kalah dengan startup besar lainnya. PeduliLindung dapat bersaing dengan aplikasi lain di Indonesia seperti Tokopedia dan Shopee.slot gacor 

Budi Gunadi berbicara pada Rapat Komite IX DPR RI yang diselenggarakan di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin 30 Mei 2022.

“Ada 98 juta unduhan (download) sejauh ini, dan 60 juta pengguna aktif bulanan. Sebagai perbandingan, ini tidak ada duanya untuk startup besar lainnya.”

PeduliLindung akan disulap menjadi aplikasi kesehatan masyarakat yang dapat digunakan oleh masyarakat luas. PeduliLindung bangkit sejak digunakan untuk pandemi COVID-19, terutama untuk penyimpanan sertifikat vaksinasi COVID-19 dan hasil tes COVID-19.

Menurut data yang dihimpun Kementerian Kesehatan pada 30 Mei 2022, PeduliLindungi menempati urutan ketiga di belakang Tokopedia dan Shopee dalam hal pengguna aktif bulanan. Di bawah ini adalah perbandingan jumlah penggunaan PeduliLindung dan aplikasi lainnya di Indonesia.

Sejak diluncurkan pertama kali pada Maret 2020, fungsi siaga PeduliLindung telah berhasil mencegah pasien COVID-19 dan warga berisiko berkeliaran di tempat umum.

PeduliLindung telah diunduh oleh lebih dari 90 juta orang dan telah membantu mencegah warga yang terinfeksi mengakses fasilitas dan tempat umum seperti pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan, hotel, dan gedung perkantoran.

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan aplikasi PeduliLindung yang diunduh oleh pasien terinfeksi virus COVID-19 berubah menjadi hitam saat mereka memeriksa aplikasi di pintu masuk tempat umum. Melaporkan orang tersebut ke Gugus Tugas COVID-19 untuk diproses lebih lanjut agar petugas keamanan dapat mencegah pasien masuk.

Mulai tahun 2021 hingga 2022, PeduliLindungi akan memblokir akses ke 3.733.067 tempat umum dengan kasus merah (vaksin tidak lengkap melawan COVID-19) dan 538.659 orang yang berupaya tertular COVID-19 (kasus hitam) bepergian di dalam negeri atau mengakses tempat-tempat umum terbatas yang diblokir.

PeduliLindung berkontribusi terhadap rendahnya penularan COVID-19 di Indonesia dibandingkan negara tetangga dan negara maju. Dan dalam keterangan resminya, Jumat (15/4/2022), Nadia menjelaskan bahwa aplikasi berperan penting dalam menekan laju transmisi saat menyaksikan gelombang delta dan ohmik.

Meluasnya penggunaan PeduliLindung berdampak positif terhadap implementasi kebijakan pengendalian. PeduliLindung juga dilengkapi dompet digital untuk pencarian lokasi vaksin terdekat, fungsi telemedicine, pengiriman obat, fungsi penerbitan dan sertifikat vaksin Indonesia sesuai standar World Health Organization (WHO).

Citi Nadia Tarmizi menambahkan: “Ini untuk kenyamanan warga negara Indonesia yang bepergian ke berbagai negara. Ini juga berfungsi sebagai kartu peringatan kesehatan untuk perjalanan domestik dan data statistik untuk pengambilan keputusan strategis oleh pemerintah.”

PeduliLindung telah bertransformasi menjadi layanan terintegrasi untuk memfasilitasi pelacakan, pelacakan, memberikan peringatan dan untuk mempromosikan gaya hidup baru (normal baru).

Bahkan tanpa mengkhawatirkan publik, PeduliLindung memuat prinsip-prinsip tata kelola aplikasi yang jelas, termasuk kewajiban untuk mematuhi ketentuan privasi. Pengembangan PeduliLindung mengacu pada konsensus global yang tertuang dalam Pernyataan Bersama WHO tentang Perlindungan dan Privasi Data dalam Tanggapan COVID-19 2020.

“Kesepakatan ini menjadi acuan bagi beberapa negara dalam praktik penggunaan data dan teknologi dalam protokol kesehatan COVID-19,” tambah Nadia.

Aspek keamanan sistem dan perlindungan data pribadi PeduliLindung menjadi prioritas Kementerian Kesehatan. Semua fungsi PeduliLindung beroperasi dalam kerangka perlindungan dan keamanan data kepemilikan dan pengawasan data.

Persetujuan pengguna telah menjadi lapisan dari semua transaksi pertukaran data selain metadata dan data itu sendiri. Contohnya termasuk check-in publik, akses di perangkat, pencatatan geolokasi, dan penghapusan riwayat penggunaan.

Kemampuan ini diperkenalkan sebagai tanggapan atas tuntutan respons COVID-19 yang semakin dinamis. Kementerian Kesehatan telah bekerja secara strategis dengan berbagai instansi untuk memastikan sistem elektronik PeduliLindung aman dan layak digunakan.

Citi Nadia Tarmzy menjelaskan: “Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Badan Nasional Internet dan Kriptografi (BSSN) menerapkan sistem keamanan berlapis: keamanan aplikasi, keamanan infrastruktur termasuk pusat data, dan keamanan data terenkripsi. ” .

PeduliLindung telah melalui serangkaian evaluasi aspek teknis dan hukum dalam proses pendaftaran sebagai penyelenggara sistem elektronik di Kementerian Komunikasi dan penyebaran data ke pusat data nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Nadia menyimpulkan bahwa “PeduliLindung adalah sistem online yang handal, aman dan bertanggung jawab”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.